Konten dari Pengguna

Di Balik Busana Serba Putih dari Hantu

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah menyaksikan begitu banyak film horor bernuansa mistis, satu hal yang wajib kamu tanyakan yaitu, kenapa kebanyakan hantu berbusana dan serba putih?

Karakter Ibu di film 'Pengabdi Setan'. (Foto: @jokoanwar/Twitter)
zoom-in-whitePerbesar
Karakter Ibu di film 'Pengabdi Setan'. (Foto: @jokoanwar/Twitter)

Singkirkan dahulu perdebatan tentang 'apakah hantu memang benar ada?', dan mari sisihkan waktu sejenak untuk mendengar pendapat dari Betty DuPont. Dia seorang direktur dari New England Paranormal Investigator (PI-NE) di Vermont, Amerika Serikat.

"Hantu-hantu memproyeksikan diri mereka berdasarkan apa yang terakhir mereka alami," papar DuPont seperti dilansir dari Racked. Menurutnya, hantu juga mengenakan pakaian yang paling sesuai dengan identitas mereka di saat masih hidup.

Di Balik Busana Serba Putih dari Hantu (1)
zoom-in-whitePerbesar

Foto: backpackerverse.com

Jawaban DuPont cukup mewakili segenap cerita hantu wanita bergaun putih, yang berarti mereka telah meninggal dengan busana yang sama atau jati diri mereka (biasanya hantu ibu) paling cocok dengan warna putih. "Bahkan jika mereka mati terbakar, mereka tetap mengenakan pakaian (yang utuh)," lanjut DuPont.

Tentunya tak semua orang setuju dengan pendapat DuPont. Banyak yang menilai, gaun putih yang dipakai hantu-hantu wanita di seluruh dunia tak lebih dari sekadar stereotip global akan persona mistis. Selain itu, putih ialah warna paling menarik perhatian dan mudah dilihat saat malam dan gelap gulita.