Konten dari Pengguna

Khasiat Minum Air Panas Setelah Berolahraga

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar oleh Ulrike Leone dari Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Gambar oleh Ulrike Leone dari Pixabay

Telah menjadi kebiasaan banyak orang, ketika selesai berolahraga segera meneguk air dingin. Padahal, cara ini kurang ampuh menurunkan suhu tubuh, bahkan juga kurang baik bagi tubuh.

Kebanyakan dari kita senantiasa menempuh jawaban paling instan, setidaknya jika pun tidak menemukan air dingin saat berkeringat, minumlah air sebanyak mungkin agar terhindar dari dehidrasi. Hal ini juga dilakukan bila suhu ruangan meningkat atau panasnya matahari terasa sangat menyengat.

Cara tersebut sama sekali tidak efektif, sebetulnya. Sekali pun kamu merasa bahwa minum air dingin lebih cepat menurunkan suhu tubuh, fakta sebenarnya tidak begitu, justru air panaslah yang lebih baik menangani suhu tubuh.

Dilansir BBC International, menurut penelitian Ollie Jay (profesor fisiologi termoregulasi) dari Universitas Ottawa, air dingin langsung turun ke perut dan seketika itu pula menurunkan suhu di dekat (atau di bagian yang terhubung dengan) perut. Bila diukur menggunakan termometer rektal (melalui mulut, ketiak, atau anus) hasilnya memang terlihat efektif, suhu tampak turun. Akan tetapi, tidak seluruh badan ikut mendingin secara laik.

Sementara bila kamu minum air panas, tubuh akan merespons untuk berkeringat lebih banyak. Kamu mesti tahu bahwa keringat merupakan cara alami tubuh untuk menurunkan suhu. Berkat keringat, tubuh pun secara perlahan akan mulai menyejuk. Bukan hanya di bagian perut, bahkan suhu di seluruh tubuh juga ikut turun.

Gambar oleh Colin Behrens dari Pixabay

Jadi, ketika air dingin ialah bentuk perlawanan instan terhadap suhu tubuh dengan cara cepat tanpa kompromi, air panas justru mendorong cara natural agar tubuh mendinginkan dirinya sendiri dengan keringat. Tidak seperti air dingin, air panas bekerja secara pelan, sehingga lebih cenderung terhindar dari efek kejut (seperti sakit perut tiba-tiba).