Konten dari Pengguna

Khopes dan 4 Senjata Pemungkas Tentara Firaun di Mesir Kuno

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang pemanah pada masa Mesir kuno | Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pemanah pada masa Mesir kuno | Wikimedia Commons

Saat memasuki periode Kerajaan Baru (1550 SM - 1070 SM), pasukan militer Mesir kuno menjadi salah satu kekuatan tempur terbesar pada masa tersebut. Dalam sejarahnya, pasukan Firaun sering mengandalkan tongkat batu sederhana, tombak kayu tajam, kapak, busur, dan panah untuk melawan musuh-musuhnya.

Kemudian datanglah Hyksos, pasukan penyerang dari Suriah, yang menaklukkan Mesir sekitar tahun 1650 SM dengan senjata yang jauh lebih unggul, seperti kereta cepat dan busur komposit yang lebih kuat.

Mesir lalu bangkit di bawah Ahmose I, yang kemudian menjadi Firaun pertama dalam periode Kerajaan Baru. Di bawah perintah Ahmose I, mereka mempelajari musuh dengan cermat, sambil membangun gudang senjata baru yang mematikan berdasarkan desain senjata yang mereka dapatkan dari Suriah.

Dalam segenap periode perjalanan Mesir kuno ini, dilansir dari history.com, berikut beberapa senjata andalan mereka dalam menaklukkan musuh dan memenangkan berbagai pertempuran.

Kapak

Kapak menjadi salah satu senjata yang pertama digunakan oleh pasukan Mesir kuno dalam pertempuran. Biasanya, kapak ini digantung di pinggang atau di bahu prajurit dan digunakan dalam pertempuran jarak dekat.

Pada periode awal sejarah Mesir kuno, musuh dapat dengan mudah terkena kapak karena sebagian besar dari mereka belum ada yang menggunakan baju besi.

Lembing

Lembing yang dirancang oleh pasukan Mesir kuno bukan hanya senjata jarak jauh, melainkan juga dapat digunakan sebagai senjata jarak dekat yang diubah menjadi semacam tombak pendek dengan panjang sekitar satu meter.

Lembing ini biasanya mereka gunakan untuk mendorong musuh, bahkan sampai dapat menembus baju besi yang dikenakan oleh musuh.

Khopesh

Khopes senjata khas Kerajaan Baru Mesir kuno | Wikimedia Commons

Salah satu senjata yang ditakuti dan paling ikonik pada periode Kerajaan Baru adalah khopesh. Senjata ini mirip seperti pedang, namun dengan arsitektur yang melengkung, mirip seperti tanda tanya.

Senjata ini merupakan referensi dari senjata yang pernah dibawa oleh pasukan Hyksos; dan biasanya digunakan dalam pertempuran jarak dekat.

Busur Komposit

Sebelum periode Kerajaan Baru, Mesir kuno masing menggunakan busur biasa yang terbuat dari kayu. Saat Hyksos datang, mereka mempelajarinya dan membuat busur komposit yang tergolong sebagai senjata rumit dan mahal pada masanya, karena terbuat dari kayu khusus dan tanduk binatang.

Busur komposit sendiri memiliki panjang sekitar 1,5 meter dengan konstruksi yang berlapis, sehingga dapat meluncurkan anak panah sejauh 250 hingga 300 meter jauhnya.

Kereta

Kereta perang dan pemanah pada masa Mesir kuno | Wikimedia Commons

Sekali lagi, Hyksos adalah orang yang "memperkenalkan" kereta kepada Mesir kuno, sehingga pada masa periode baru pun, Mesir kuno mampu membuat kereta sebagai media transportasi untuk mereka sendiri.

Namun, segala kekayaan yang dimiliki oleh Mesir kuno menjadikan kereta sebagai salah satu senjata perang. Biasanya, pasukan akan mengerahkan kawanan kereta dengan senjata berat di medan perang yang kemudian akan menimbulkan efek mematikan bagi musuh.