kumparan
17 Sep 2019 23:19 WIB

Kreativitas Jembatan Kanal Air Magdeburg

Foto: Jembatan Kanal Air Magdeburg
Keunikan Jembatan Kanal Air Magdeburg adalah sifat multifungsinya. Jembatan, saluran air yang dapat dilintasi oleh kapal, sekaligus kanal air megah itu terletak di Jerman, tepatnya 160 kilometer dari kota Berlin.
ADVERTISEMENT
Konsep awal pembangunan jembatan kanal tersebut bermula pada tahun 1905 dan masih terus berjalan hingga awal Perang Dunia II. Pasca PD II, ada perpecahan yang menyebabkan Jerman terbelah dua, Jerman Barat dan Timur, sehingga membutuhkan waktu lama untuk merealisasikan proyek tersebut.
Setelah kedua Jerman kembali bergabung pada 1900, proyek jembatan kanal kembali digalakkan. Konstruksinya dimulai pada tahun 1997 dan selesai pada tahun 2003. Perlu mengeluarkan dana 501 juta euro atau sekitar Rp 7,8 triliun untuk membangun jembatan itu.
Dibangun dengan 24 ribu ton besi baja dan 69 ribu meter kubik beton, jembatan kanal air Magdeburg menghubungkan sungai Elbe-Havel dan Mitteland sehingga kapal bisa melintas di atas sungai Elbe. Sebelum ada jembatan kanal itu, kapal harus menempuh jalan memutar sejauh 12 kilometer melalui kanal Mittelland dengan menggunakan lift kapal (alat untuk memindahkan kapal pada ketinggian air yang berbeda) untuk sampai ke Elbe. Kemudian, kapal akan menyusuri hilir sungai sebelum memasuki kanal Elbe-Havel melalui pintu air Niegripp. Rendahnya level air di Elbe terkadang menghambat perjalanan kapal bermuatan besar untuk menyeberang karena harus mengeluarkan muatan untuk menurunkan beban dan inilah yang memakan waktu perjalanan.
ADVERTISEMENT
Sampai saat ini jembatan dengan panjang 918 meter dan kedalaman air 4,25 meter itu menjadi salah objek wisata di Jerman. Pengunjung bisa langsung berfoto di atas jembatan karena ada akses pejalan kaki di sisi kanan dan kiri jembatan. Penikmat olahraga sepeda juga diizinkan melintasi jembatan tersebut.
Sumber: amusingplanet.com | traveleering.com
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan