Mengapa Tidak Ada Satu pun Gambar Ilmuwan Robert Hooke?

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Temuan inovatif dalam ilmu pengetahuan biasanya muncul dengan dua gambar: hasil penemuan dan penemunya. Contohnya, sketsa teori evolusi hadir dengan lukisan Darwin dan gambar orbit planet Jupiter berdampingan dengan lukisan Galileo. Namun, gambar tentang penemuan sel yang membentuk sepotong gabus tidak disertai gambar penemunya, yaitu Robert Hooke, salah satu ilmuan terkenal pada abad ke-17.
Klaim umum menyebutkan bahwa tidak adanya lukisan Hooke karena dia adalah anggota pendiri, rekan, kurator, dan sekretaris Royal Society of London, sebuah kelompok mendasar untuk pengembangan gagasan kita saat ini tentang sains eksperimental dan pelaporannya, yang masih berlanjut sampai hari ini. Namun, ada rumor yang menyebutkan bahwa hilangnya potret Hooke berkaitan dengan Issac Newton yang merupakan saingannya saat itu. Newton mungkin menyembunyikan lukisan saingan ilmiahnya.
Hipotesis yang bisa membenarkan rumor ini di antaranya karena Hooke juga mengenal dan pernah mengunjungi Mary Beale, pelukis terkenal. Walau tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Beale pernah melukis potret Hooke, hasil dari penelusuran Mary Beale mathematician (secara daring pada saat ini) menunjukan potret seseorang yang cocok dengan deskripsi fisik Hooke dari sumber-sumber kontemporer.
Ia dikenal memiliki mata abu-abu dan rambut cokelat alami, yang memiliki "ikal lembab yang sangat baik", dan menjuntai di atas dahinya. Ia pun diketahui memiliki kelainan, kelengkungan tulang belakang, mantel besar yang dikenakan pria dalam lukisan itu akan menutupinya.
Meski begitu, sejarawan seni percaya bahwa pencocokan deskripsi fisik saja tidak cukup untuk mengidentifikasi sosok seseorang dalam lukisan. Namun, beberapa dugaan menjelaskan bahwa sosok dalam lukisan itu adalah Hooke, diantaranya:
Pria itu seperti sedang memerhatikan audiens dan menunjuk pada gambar gerak elipsnya. Pada gambar itu, garis-garis utamanya cocok dengan manuskrip tahun 1685 yang tidak diterbitkan oleh Hooke, di mana ia secara geometris membuktikan bahwa gaya pusat yang merupakan fungsi konstan, atau linier, dari jarak antara dua benda menghasilkan orbit elips.
Dalam Principia Mathematica tahun 1687, Newton membuktikan kebalikannya. Mereka berselisih dan hanya Hooke yang memiliki gambar gerak elips tersebut. Tampaknya lukisan seorang matematikawan oleh Beale memang menyertakan visualisasi prinsip-prinsip fisika yang penting bagi Newton, dan ia mungkin tidak ingin ditampilkan di depan umum.
perangkat di atas meja di sebelah kiri pria itu. Melengkapi model tersebut mengungkapkan bahwa itu adalah sebuah orrery —model mekanis tata surya— yang menggambarkan Merkurius, Venus, dan Bumi, mengorbit Matahari secara elips. Ini adalah versi fisik dari gambar gerak elips yang juga ditampilkan di atas meja.
Jika lukisan tersebut memang Hooke, lalu di mana lukisan itu tersimpan selama 300 tahun yang lalu? Lagi, Newton mungkin telah terlibat dalam hilangnya potret tersebut. Kedua ilmuwan itu memang sering berselisih paham. Hooke meninggal pada tahun 1703, tahun yang sama ketika Newton menjadi presiden Royal Society. Tidak ada catatan kepemilikan Royal Society atas lukisan Beale ini. Untuk membebaskan dirinya dari bukti tentang hilangnya lukisan Hooke, Newton hanya perlu meninggalkan lukisan itu ketika Lembaga memindahkan kediaman resminya pada tahun 1710.
Tempat lukisan itu selama berabad-abad masih berupa dugaan atau spekulasi saja. Ketika pertama kali terungkap di lelang Christie pada 1960-an, ironisnya lukisan itu diberi label sebagai potret Isaac Newton. Sotheby, juru lelang publik terakhir dari karya tersebut pada tahun 2006, belum mengungkapkan identitas sang pembeli.
