Misteri Kerangka Manusia di Dasar Danau Roopkund

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Danau Roopkund yang terletak di Pegunungan Himalaya, India, bukanlah sembarang danau. Di sana, terdapat misteri yang belum terpecahkan berupa keberadaan kerangka alias tulang-belulang manusia yang berada di dasar danau.
Karena itulah Danau Roopkund juga kerap disebut dengan Danau Tengkorak, Tak ada yang tahu persis siapa sosok kerangka tersebut semasa hidup dan bagaimana itu semua bisa berada di dasar danau yang airnya dangkal. Salah satu perkiraan yang ada adalah bahwa kerangka tersebut adalah korban bencana besar yang memakan banyak korban jiwa.
Segala misteri ini pun menjadi bahan penelitian di mana sebanyak 38 tulang dites DNA-nya. Diperkirakan, sosok kerangka tersebut adalah orang-orang yang berasal dari beberapa kelompok yang berbeda dan tiba di danau Roopkund beberapa kali dalam rentang waktu seribu tahun.
Sepuluh tahun yang lalu, ahli genetika Kumarasamy Thangaraj dari CSIR Centre for Cellular and Molecular Biology India mengamati DNA mitokondria dari 72 kerangka. Bersama koleganya, Lalji Singh, penelitian Thangaraj menemukan bahwa sejumlah kerangka memiliki DNA yang sama dengan manusia asal India, sementara itu DNA yang lainnya tidak sama dan diperkirakan berasal dari sekitar Eurasia Barat.
Penelitian lebih lanjut pun dilakukan dengan mengamati genom DNA 38 kerangka. Ke-38 genom tersebut kemudian dibandingkan dengan DNA 1.521 orang yang hidup pada zaman kuno dan 7985 orang dari seluruh dunia.
Hasilnya, 38 kerangka dari Danau Roopkund dapat diklasifikasikan ke dalam tiga kelompok dengan 23 di antaranya punya DNA sama dengan orang dari India. Kemudian 14 kerangka diidentifikasi berasal dari Pulau Kreta dan Yunani. Sedangkan satu lagi berasam dari Asia Tenggara.
Temuan ini menjadi sebuah kejutan karena menunjukkan bahwa Danau Roopkund bukan hanya terkenal di wilayah sekitarnya saja, namun orang-orang dari berbagai penjuru dunia pun datang ke sana pada masa lalu. Lalu apa yang menyebabkan orang-orang tersebut datang ker Danau Roopkund dan bagaimana mereka meninggal?
Pada 2013, India Today mempublikasikan bahwa peneliti telah menyimpulkan kerangka tersebut berasal dari abad kesembilan yang meninggal karena badai sehubungan dengan adanya bekas benturan keras di bagian kepala dan tidak ada tanda-tanda luka akibat senjata atau tanah longsor. Kesimpulan ini selaras dengan perkiraan sebelumnya.
sumber: indiatoday.in | sciencealert.com
sumber: commons.wikimedia.org
