Konten dari Pengguna

Mengunjungi 'Public House' Paling Utara dan Selatan di Dunia

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengunjungi 'Public House' Paling Utara dan Selatan di Dunia
zoom-in-whitePerbesar

Foto: nikvesti.com

Gagasan untuk petualangan itu muncul ketika Ben Coombs sedang minum bir di sebuh Public House (pub) di Dartmoor, Inggris. Dia penarasan, ingin mengunjungi pub paling utara hingga paling selatan di bumi ini.

Perjalanan pun dimulai, dari sebuah pemukiman pertambangan yang sepi bernama Pyramiden. Di Pulau Svalbard, Norwegia, yang hanya memiliki populasi empat orang.

"Pyramiden berjarak kurang dari 700 mil dari Kutub Utara, adalah pemukiman paling utara di bumi dengan penduduk sipil permanen, dan hanya memiliki satu bar," katanya.

Mengemudikan TVR Chimaera berwarna hijau yang telah berusia 20 tahun, dia melintasi Eropa, lalu memasuki Amerika. Selama tujuh bulan, dia menempuh jarak 20.000 mil dan melintasi 21 negara.

Hingga akhirnya, pria 38 tahun itu sampai di Puerto Williams, Chili, pada 12 Februari lalu. Dilansir BBC International, memang itulah pub paling selatan di bumi ini.