Pegar Emas, Peliharaan Para Bangsawan

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahluk inilah yang menginspirasi kemunculan legenda fenghuang di Tiongkok.

Foto: commons.wikimedia.org
Sebelum banyak ditangkap dan dijadikan peliharaan, pegar emas tergolong hewan misterius. Habitat aslinya berasal dari daerah pegunungan Tiongkok bagian tengah dan dikenal sebagai mahluk pemalu yang secara spontan akan bersembunyi saat melihat manusia.
Dipercaya, burung yang memiliki nama ilmiah chrysolophus pictus ini merupakan inspirasi atas sosok legendaris fenghuang, yang dikenal dengan sebutan phoenix di dunia barat. Tubuhnya pejantan dewasanya dihiasi oleh variasi warna, seperti emas, coklat, ungu, hijau dan putih, dengan ekor panjang yang nyentrik.
Akan tetapi, karena keindahannya pula, populasi pegar emas terus menurun akibat perburuan berlebihan. Orang-orang Eropa mulai mengimpornya pada pertengahan abad ke-18 dan para bangsawan di Inggris secara bangga memeliharanya sebagai 'thing of royalty' atau ihwal yang menegaskan kemegahan.
Kendati pada saat ini menurut Union for Conservation of Nature (IUCN) pegar emas berstatus Least Concern atau tidak terancam punah, namun jumlah populasi terbanyak mereka hidup di penangkaran dan bukan di alam liar. Tak terlalu banyak pegar emas yang hidup bebas di pedalaman hutan Amerika, Eropa hingga Tiongkok.
Sumber: bbc.co.uk | gamebirdexpert.com
