Penjara Pohon Boab di Australia

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Konon, suatu ketika penjara pohon ini sanggup menampung 30 tahanan sekaligus.

Foto: Penjara pohon boad di Derby, Australia | commons.wikimedia.org
Pohon boad (adansonia gregorii) termasuk golongan pohon besar dengan batang yang lazimnya membengkak. Seperti halnya pohon baobab yang banyak tumbuh di Afrika, julukan mereka adalah 'pohon botol', dan butuh gandengan tangan dari banyak manusia untuk dapat memeluknya.
Karena batangnya yang sangat lebar itulah, beberapa pohon boab di Austrlia kabarnya pernah digunakan menjadi penjara. Salah satunya terdapat di Wyndham, sebuah pohon boab dengan diameter 15 meter.
Batang pohon tersebut berlubang, sehingga dapat dimanfaatkan untuk ruangan sel seluas sembilan meter. Konon, pohon yang dijuluki 'Hillgrove Lockup' itu juga pernah menampung 30 tahanan sekaligus dari Suku Aborigin pada abad ke-19.
Sementara penjara pohon boab lainnya terdapat di Derby, yang memiliki ketinggian ruangan penjara enam meter. Uniknya, pohon ini punya dua lubang alami yang berguna untuk ventilasi sehingga tahanan tidak akan merasa sesak saat berada di dalamnya.
Meski sangat populer sebagai daya tarik wisata lokal, sebetulnya para sejarawan meragukan kebenaran fakta bahwa pohon-pohon boab itu pernah dijadikan penjara. Tidak ada laporan resmi dari pemerintah yang sanggup membuktikan fungsi pohon boab sebagai penjara. Selain itu, besar peluang cerita rakyat semacam itu sengaja disebarluaskan untuk mengintimidasi orang-orang Aborigin di masa lalu.
Sumber: ABC News | Australia's Northwest | The Conversation
