Pesona Alami Pantanal, Lahan Basah Air Tawar Terbesar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pantanal ibarat 'surga duniawi' bagi binatang dengan kesuburan yang terjamin sepanjang waktu.

Keindahan alam yang luar biasa senantiasa berjarak jauh dari eksistensi manusia. Semakin tidak tersentuh, kian bagus. Demikian halnya bagi Pantanal, yang terletak di sebelah selatan Lembah Amazon--dan timur dari Andes, merupakan delta sungai yang sangat luas dan rumah bagi beragam fauna--yang jarang ditemukan di belahan bumi lain.
Pantanal juga merupakan ekosistem lahan basah air tawar terbesar di dunia. Luasnya sekitar 187.818 hektar, atau setengah dari seluruh wilayah Prancis.
Antara November sampai Maret, hujan tropis memenuhi tanah landai Pantanal dengan ketinggian 2-5 meter. Kemudian air surut dan menyisakan kolam-kolam besar alami secara terpisah, sementara permukaan lebih tinggi yang disebut cordilheiras ditanami pelbagai flora dan menjadi tempat hewan berkumpul.
Kondisi pasang surut air tahunan semacam itu menjadikan Pentanal ibarat 'surga duniawi' bagi binatang. Kesuburannya terjamin sepanjang waktu, dengan sumber minum dan makan bagi hewan herbivora yang seakan tak ada jedanya --dengan demikian karnivora juga tidak kehabisan buruannya.
Bahkan di musim kemarau, ketika laguna dan rawa-rawa mengering berganti ditumbuhi rumput segar di sabana. Terkadang, akibat banjir tahunan, ratusan spesies ikan akan terperangkap di kolam-kolam; mereka masih tersisa cukup banyak hingga kemarau tiba.
Burung pemakan bangkai berkepala kuning, karakara jambul selatan, tamandua tetradactyla, monyet howler hitam, yacare caiman, rusa marsh, kapibara, Jaguar Pantanal, Giant anteater, itu semua hanyalah sebagian faunan khas yang dapat ditemukan di Pantanal. Akan sangat rugi bagi bumi, jika tempat terbaik bagi kelangsungan hidup hewan ini malah dirusak oleh sentuhan manusia.
Sumber: theguardian.com | worldwildlife.org
