Konten dari Pengguna

Riwayat Perkembangan Kunci dan Cara Manusia Menjaga Rumah dari Penjahat

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Pixabay/Pavlofox
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Pixabay/Pavlofox

Tanpa disadari, sistem keamanan rumah sebetulnya berkaitan erat dengan tingkat kriminalitas di sekitarnya. Semakin aneh dan ekstrem sistem keamana sebuah rumah, semakin buas pula tingkat kriminalitas di sekitarnya. Korelasi semacam ini telah menjadi hal yang lazim muncul dalam sejarah perkembangan masyarakat.

Memastikan keamanan merupakan hal yang penting bagi manusia, terutama keamanan pribadi seperti keamanan rumah. Terkait ini juga nampaknya selalu memberi tantangan bagi para inventor, untuk selalu menciptakan dan mengembangkan segala sesuatu untuk memberikan keamanan bagi manusia. Dari mulai sebuah kunci hingga sebuah senapan diciptakan dengan satu tujuan; memastikan manusia merasa benar-benar aman.

Kunci merupakan hal yang paling umum untuk menjamin keamanan rumah, jejaknya ditemukan berawal dari masyarakat Mesir kuno. Sejak dari masa prasejarah, masyarakat Mesir kuno mengamankan barang yang dimiliki dengan mengikatnya menggunakan tali yang bersimpul sangat rumit. Masyarakat Mesir kuno menciptakan sebuah kunci yang terbuat dari kayu berbentuk pasak dan disusun dalam urutan tertentu yang hanya bisa dibuka oleh pasak yang telah disesuaikan.

Sistem keamanan selanjutnya adalah alarm; tiap negara memiliki sistem alarm sendiri untuk menjaga keamanan rumahnya. Seperti di daerah Afrika Utara yang membangun rumah di lenger bukit curam yang memungkinkan setiap langkah kaki terdengar sangat jelas, membuat waspada terhadap apapun. Masih dengan mengandalkan suara, di Jepang tiap lantai pintu rumah dibangun dengan menggunakan bambu, yang akan menghasilkan suara berderit bagi siapapun yang akan memasuki rumah.

Nampaknya suara menjadi pondasi utama dalam sistem alarm, karena masyarakat Yunani kuno juga menggunakan angsa dan burung jenis lainnya yang bersuara keras yang berkicau ketika ada orang yang memasuki rumah. Alarm mekanik pertama diduga dirancang di Inggris pada abad ke-16, satu abad kemudian pada abad ke-17 Paus August di Vatikan merancang alarm pintu dilengkapi aliran elektromagnetik yang akan membunyikan lonceng ketika seseorang membuka pintu.

Mamasuki masa Revolusi Industri, inovasi sistem keamanan terus dikembangkan. Revolusi Industri memberikan perubahan yang begitu besar, terutama kehidupan sosial di perkotaan. Ketika penduduk semakin banyak, sementara tidak diimbagi dengan jumlah pihak keamanan (polisi) yang memadai. Maka sistem keamanan rumah semakin dibutuhkan perannya.

Seperti senapan pintu, inovasi yang paling ekstrem keamanan rumah, yang perannya sempat diandalkan. seperangkat senapan akan dipasang di depan pintu dan bagi para penyusup atau pencuri yang mencoba membuka pintu, akan otomatis menarik pelatuk senapan yang terhubung langsung dengan gagang pintu rumah. Kemudian bisa dibayangkan bagaimana kondisi dari penyusup atau pencuri yang mencoba memasuki rumah tersebut.

Walaupun diakui sangat ekstrem, senapan pintu tersebut pernah ada dan diandalkan untuk sistem keamanan rumah. Menjaga keamanan rumah memang hal yang sangat penting, berbagai inovasi yang tercipta sejak dahulu merupakan bukti seberapa pentingnya keamanan rumah pada di tiap zamannya.