Konten dari Pengguna

Spaghettoni dan 4 Fakta Menarik dari Spageti

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Unsplash/Mae Mu
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Unsplash/Mae Mu

Selain sepak bola, Italia amat kesohor berkat makanannya. Sebut saja spageti, rasa-rasanya hampir semua orang pasti tahu bagaimana penampilannya saat dihidangkan.

Akan tetapi, bukan berarti informasi tentang makanan dari Italia ini sudah sepenuhnya diketahui oleh banyak orang. Meski sangat terkenal, masih banyak fakta yang menarik untuk ditelusuri. Misalnya, apakah kamu tahu dari mana asal-usul nama spageti? Pun, apa bedanya spageti dan spaghettini? Mari kita simak jawabannya.

Dokumentasi pertama tentang spageti

Ketika Islam mulai menguasai Sisilia pada tahun 827, orang-orang Arab turut mengenalkan jeruk, limau, badam (almon), dan gandum durum. Kandungan gandum durum yang sangat tinggi protein itu memungkikan penduduk Sisilia untuk membuat pasta menjadi beragam bentuk, yang bisa dikeringkan, dan disimpan lebih lama.

Berdasarkan observasi seorang penulis dan ahli geografi Muslim, yang bernama Muhammad al-Idrisi (tertuang dalam The Book of Roger), disebutkan bahwa penduduk di Trabia, Sisilia, telah membuat pasta dari gandum durum dan membentuknya menjadi untaian panjang (seperti spageti dan vermicelli). Jenis pasta dari Sisilia kuno ini diproduksi dalam jumlah besar dan diekspor ke daerah lain. Ini merupakan catatan paling awal mengenai pasta spageti di Italia.

Asal-usul nama

Spaghetti adalah bentuk jamak dari kata spaghetto. Dalam bahasa Italia, spaghetto berasal dari kata spago, yang berarti tali, senar, atau benang.

Pasta paling simpel

Perusahaan pasta tertua Italia dan pabrik pasta terbesar di dunia adalah Barilla, yang berdiri di Parma. Di sini, gandum durum diubah menjadi 150 bentuk pasta.

Menariknya, dengan variasi sebanyak itu, spageti menjadi bentuk pasta yang paling sederhana untuk diproduksi dalam skala industri. Barilla memproduksi spageti dengan panjang berkilometer setiap harinya.

Ada spageti, spaghettoni, spaghettini, dan lainnya

Secara teknis, spaghettoni adalah jenis spageti yang lebih tebal dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk dimasak. Sementara spaghettini adalah bentuk yang lebih tipis, yang membutuhkan waktu lebih sedikit untuk dimasak.

Selain itu, ada pula capellini, yang memiliki diameter antara 0,85 dan 0,92 milimeter. Bahkan juga ada capelli d'angelo, yang secara harfiah berarti rambut malaikat, merupakan bentuk spageti yang sering dijual dalam bentuk sarang (bukan untaian).

Dahulu lebih panjang

Saat masa-masa awal produksi, kebanyakan spageti memiliki panjang sekitar 50 sentimeter. Barulah pada abad ke-20 spageti yang lebih pendek menjadi lebih populer di pasaran.

Pada saat ini, kebanyakan spageti tersedia dalam panjang 25 hingga 30 sentimeter, yang tentunya jauh lebih mudah bagi kita untuk mengolahnya.

Selain kelima hal tersebut, ada lagi fakta menarik yang kamu tahu tentang spageti?