Sumur Yakub, Tempat Berenang Paling Berbahaya di Texas

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata
Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sumber air jernih yang tenang itu telah merenggut delapan nyawa penyelam.

Foto: Sumur Yakub | commons.wikimedia.org
Sumur Yakub di Texas, Amerika Serikat, pertama kali ditemukan pada tahun 1850-an. Kala itu, beberapa penduduk menelusuri sumber air dari Sungai Cypress hingga akhirnya menemukan sebuah tempat yang mereka deskripsikan 'seperti sumur di zaman Alkitab'.
Sejak saat itu pula, Sumur Yakub menjadi lokasi renang favorit. Destinasi wisata itu telah mengeluarkan ribuan galon air, mengaliri Sungai Cypress, memenuhi Sungai Blanco, mengisi Akuifer Edwards, sampai nantinya semua air itu berkumpul di Teluk Meksiko.
Namun dibalik kejernihan airnya yang tenang, Sumur Yakub juga tempat berbaya. Sudah delapan penyelam yang tercatat telah wafat di sini, dan fakta tersebut sebetulnya tidak mengherankan mengingat Sumur Yakub merupakan salah satu gua bawah tanah terdalam di Texas.
Ketika loncat dari atas permukaan Sumur Yakub, perenang dapat mencapai kedalaman awal 10 meter. Kemudian terus turun ke bawah melalui serangkaian ruang-ruang bawah tanah yang cukup sempit, penyelam dapat mencapai dasar sumur di kedalaman 40 meter. Eksplorasi ke ruang-ruang itulah yang berbahaya; hal itu pula yang menewaskan kedelapan penyelam.
Terkecuali saat musim semi, berenang di Sumur Yakub memang sangat aman. Pada musim ini, sumur mengeluarkan banyak sekali air sehingga siapa saja yang mencoba menenggelamkan diri akan terdorong lagi ke atas permukaan.
