Konten dari Pengguna

X-37B, Pesawat Rahasia di Ruang Angkasa

Absal Bachtiar

Absal Bachtiar

Pencinta Cerita dan Asal-usul Kata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: commons.wikimedia.org
zoom-in-whitePerbesar
Foto: commons.wikimedia.org

Di luar atmosfer Bumi, secara diam-diam terdapat eksperimen militer di mana sebuah pesawat rahasia penjelajah ruang angkasa yang hampa dan gelap. Pesawat tersebut dikenal sebagai X-37B. Hanya Angkatan Udara Amerika Serikat yang tahu di mana letaknya, misinya, atau kapan akan kembali ke Bumi.

Proyek pesawat ruang angkasa militer itu dibentuk pada tahun 1950-an. Angkatan Udara Amerika Serikat telah lama ingin memperlihatkan kalau mereka hebat di luar angkasa, dan upaya mereka dimulai dengan sebuah proyek yang disebut X-20 Dyna-Soar.

Desain X-20 dirancang hanya untuk satu pilot, tetapi setelah enam tahun, proyek ini akhirnya dibatalkan karena ada hambatan dalam pengerjaan dan biaya pengeluaran yang tinggi. Meskipun menemukan kegagalan di pengerjaan awal, penelitian pada X-20 pada akhirnya akan membuktikan sangat penting dalam merancang pesawat ulang-alik.

Dibangun oleh Boeing, X-37B adalah pesawat ruang angkasa yang didesain tanpa pilot atau tak berawak. Tugas dari pesawat tersebut adalah melakukan misi militerisasi seperti pengintaian, penyelamatan misi luar angkasa, pemboman, pemeriksaan satelit dan menyabotase koneksi satelit musuh.

Memiliki panjang 9 meter, pesawat satu ini menjadi yang terkecil dan teringan yang mengorbit di ruang angkasa. Banyak peneliti menilai pesawat X-37B menjadi misi peluncuran pesawat tersukses. Pesawat X-37B mampu beroperasi dengan kecepatan hipersonik (mach 25) dan tidak pernah ada gangguan selama penerbangannya yang berlangsung bertahun-tahun.

Bisa meluncur, beroperasi, dan mendarat walau tanpa awak kapal, pesawat tersebut menciptakan banyak rekor. Meskipun dirancang untuk menghabiskan 270 hari di ruang angkasa, pesawat X-37B sukses mengorbit selama 717 hari. Walaupun lebih banyak ditugaskan bersembunyi di ruang angkasa, peluncuran dan pendaratannya lebih kearah acara seremonial di muka publik.

Ketika X-27B mendarat di Kennedy Space Center pada 2017, banyak karyawan di fasilitas belum mengetahui adanya pendaratan, dan bahkan hanya sedikit yang tahu ada pesawat militer ruang angkasa rahasia yang sedang beroperasi. Memang rahasia, tetapi peluncurannya sebenarnya sulit disembunyikan dari publik dan negara lain. Banyak orang mencoba mendeteksi pergerakannya setelah dua bulan peluncuran, tetapi pesawat tersebut dengan cepat menghindar dari pelacak level amatir.

Sumber: airspacemag.com |ripleys.com