Konten dari Pengguna

Jalan Trunojoyo Kota Bandung Tempat Pertukaran Ekonomi Menjelang Idul Fitri

Aby rizkillah

Aby rizkillah

Mahasiswa S1 AKUNTANSI Unpam

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aby rizkillah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: KoleksiPribadi/ Situasi menjelang Idul Fitri di salah satu distro di Jalan Trunojoyo Bandung
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: KoleksiPribadi/ Situasi menjelang Idul Fitri di salah satu distro di Jalan Trunojoyo Bandung

Peningkatan jumlah pembelian baju pada bulan Ramadhan merupakan fenomena yang unik bagi masyarakat Indonesia. Bulan Ramadhan yang puncaknya disebut hari lebaran, merupakan hari dimana masyarakat akan berkeliling untuk bersilaturahmi. Tradisi ini telah ada sejak dahulu kala, selain itu tradisi ini identik dengan baju baru pada saat masyarakat berkeliling untuk bersilaturahmi. Hal ini membuat masyarakat rela menghabiskan uang untuk membeli baju baru karena stereotip yang dipercaya soal hari lebaran bagusnya menggunakan baju yang terbaik, dimana masyarakat Indonesia percaya baju yang terbaik adalah baju baru.

Hal lain yang dapat menjadi faktor mengapa pembelian baju meningkat di bulan Ramadhan karena pemberian tunjangan hari raya dari tempat dimana mereka bekerja, membuat mereka memiliki uang lebih untuk membelikan sesuatu yang dapat memuaskan hati mereka untuk merayakan bulan suci.

Peningkatan pertukaran ekonomi yang terjadi di Jalan Trunojoyo Kota Bandung ini dipengaruhi oleh pola perilaku masyarakat Indonesia sendiri menjelang hari lebaran. Pertukaran ekonomi merupakan hubungan sosial yang didalamnya mengandung unsur ganjaran, pengorbanan, dan keuntungan yang saling menguntungkan dan mempengaruhi.

Pembelian baju ketika menjelang lebaran disebut-sebut meningkat lebih dari seratus persen. Jalanan Trunojoyo Bandung merupakan salah satu saksi fenomena ini. Empat belas hari sebelum hari lebaran, distro-distro di sekitar jalan tersebut dipenuhi oleh calon pembeli sejak pagi hingga malam hari. Masyarakat berbondong-bondong memilih dan membeli baju baru paling baik. Ketika membeli yang merupakan kegiatan pertukaran ekonomi terjadi, pembeli akan mendapatkan barang yang dalam fenomena ini berupa baju dan mendapatkan kegembiraan tersendiri karena menggunakannya di hari raya. Sedangkan penjual akan mendapatkan keuntungan dari menjual pakaian tersebut yang akan disebut dengan omset.

Ketika kegiatan pertukaran ekonomi tidak berjalan dengan baik, kedua atau salah satu tokoh utama dalam kegiatan ini akan merasa dirugikan. Hal inilah yang menjadi bukti nyata mengapa kegiatan dan aktivitas yang dilakukan di Jalan Trunojoyo terutama pada saat menjelang Idul Fitri merupakan suatu bentuk dari pertukaran ekonomi yang besar.

Ketika Jalan Trunojoyo menjadi pusat pertukaran ekonomi menjelang Idul Fitri, banyak masyarakat yang mendapat keuntungan. Bentuk pertukaran ekonomi di jalan ini tidak hanya antar penjual baju dan pembeli baju melainkan bersamaan pula dengan tumbuhnya pedagang kaki lima yang menjual makanan. Selain itu, omzet jasa parkir juga melonjak tinggi karena banyaknya manusia yang datang ke jalan itu sendiri.