1.000 Pelajar Aceh Ikut 'Perhubungan Mengajar' di Poltekpel Malahayati

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia menyelenggarakan Program Perhubungan Mengajar di Aceh yang dipusatkan di kampus Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (2/9). Mengusung tema "Perhubungan AGiLE (Ajaran Giat Lewat Edukasi)" diselenggarakan dalam rangka Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019 yang diperingati setiap tanggal 17 September.
Direktur Poltekpel Malahayati, Heru Widada, menyampaikan bahwa Kemenhub melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan menyelenggarakan program Perhubungan Mengajar di 34 provinsi seluruh Indonesia selama tujuh hari, 2-8 September 2019. Pada Harhubnas 2019, Poltekpel Malahayati ditunjuk sebagai koordinator pelaksana di Provinsi Aceh.
Heru menyebut program Perhubungan Mengajar di Aceh yang berlangsung di kampus Poltekpel Malahayati melibatkan 1.000 pelajar Sekolah Menengah Atas/sederajat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Aceh. "Kita sebagai kampus yang membina generasi milenial, sangat siap mendukung kegiatan Perhubungan Mengajar ini," ujarnya, Senin (2/9).
Ia menambahkan, kepada 1.000 pelajar di Aceh dalam program Perhubungan Mengajar diberikan pembelajaran dan pengetahuan terkait transportasi yang disampaikan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut Kemenhub I Nyoman Sukayadnya.
"Kegiatan Perhubungan Mengajar di Aceh juga disertai kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Dan ada pemberian santunan kepada anak-anak penderita kanker serta kunjungan fasilitas kampus Politeknik Pelayaran Malahayati," kata Heru.
Menurutnya, pemberian santunan kepada sejumlah anak penyintas kanker dari Yayasan Darah Untuk Aceh dan C-Four Aceh sebagai bentuk kepedulian mereka kepada lingkungan sekitar. "Kami berharap adanya Poltekpel Malahayati Aceh terus memberi manfaat untuk anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Aceh," sebut Heru.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, program Perhubungan Mengajar untuk meningkatkan kesadaran dalam keselamatan serta paham dan taat peraturan dalam bertransportasi bagi generasi milenial.
"Program ini sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran bertransportasi yang selamat, serta paham dan taat pada peraturan yang berlaku dengan giat lewat edukasi. Sekaligus mensosialisasikan sekolah-sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan," kata Heru.
Reporter: Husaini
