News
·
1 Agustus 2021 10:58
·
waktu baca 2 menit

5.000 Lebih Pasien COVID-19 Jalani Perawatan di Aceh, Kasus Baru 228 Orang

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
5.000 Lebih Pasien COVID-19 Jalani Perawatan di Aceh, Kasus Baru 228 Orang (788125)
searchPerbesar
Monitor pasien Corona yang sedang dirawat di Pinere RSUDZA, Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini
Sebanyak 5.198 pasien aktif COVID-19 masih menjalani perawatan di Aceh. Sementara data harian terbaru terjadi penambahan positif Corona sebanyak 228 orang, sebanyak 161 dinyatakan sembuh dan kasus meninggal dunia 8 orang, per 31 Juli 2021.
ADVERTISEMENT
“Pasien dalam perawatan yang lebih lima ribu orang tersebut umumnya melakukan isolasi mandiri di rumah,” kata Saifullah Abdulgani alias SAG, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Minggu (1/8/2021).
Ia menjelaskan, pasien COVID-19 yang sedang dirawat di berbagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Aceh sebanyak 434 orang. Sebanyak 24 orang yang mengalami gejala berat dirawat di Intensive Care Unit (ICU), dan 410 penderita gejala sedang dirawat di ruang isolasi rumah sakit. Sementara penderita tanpa gejala atau bergejala ringan melakukan isolasi mandiri.
Pasien isolasi mandiri tetap berada dalam pemantaun medis dari tenaga kesehatan Puskesmas setempat. Apabila mengalami eskalasi gejala dari ringan menjadi gejala sedang dapat langsung berkoordinasi dengan petugas Posko COVID-19 Gampong atau menghubungi petugas kesehatan di Puskesmas terdekat, tutur pria yg disapa SAG itu.
ADVERTISEMENT
“Mari kita berdoa agar semua pasien COVID-19 Aceh segera pulih sambil terus berikhtiar menjaga diri agar tidak terinveksi virus corona dengan menjalankan prokol kesehatan, seperti sudah amat sering dianjurkan,” tuturnya.
5.000 Lebih Pasien COVID-19 Jalani Perawatan di Aceh, Kasus Baru 228 Orang (788126)
searchPerbesar
Saifullah Abdulgani, Jubir Penanganan COVID-19 Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Update Corona Aceh

Sampai Minggu pagi (1/8/2021) total kasus Corona di Aceh tercatat 23.040 orang. Jumlah penderita yang sedang dirawat sebanyak 5.198 orang, para penyintas sebanyak 16.855 orang, dan meninggal dunia tercatat 987 orang.
Lebih lanjut Saifullah Abdulgani memaparkan data akumulatif kasus probable, yakni sebanyak 872 orang, meliputi 745 orang selesai isolasi, 51 orang isolasi di rumah sakit, dan 76 orang meninggal dunia. Kasus probable yakni kasus yang gejala klinisnya menunjukkan indikasi kuat sebagai COVID-19.
Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.602 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.427 orang, sedang isolasi di rumah 148 orang, dan sedang isolasi di rumah sakit sebanyak 27 orang. []
ADVERTISEMENT