Konten Media Partner

65 ASN di Aceh Reaktif Rapid Test, Gugus Tugas: Belum Tentu Positif COVID-19

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ASN Setda Aceh saat menjalani rapid test pada Rabu (1/7). Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
ASN Setda Aceh saat menjalani rapid test pada Rabu (1/7). Foto: Abdul Hadi/acehkini

Sebanyak 65 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh dikonfirmasi reaktif rapid test. Saat ini mereka sedang mengisolasi diri di rumah masing-masing sembari menanti hasil pemeriksaan swab keluar.

Terkait hasil rapid test reaktif 65 ASN tersebut, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), menyampaikan bahwa hasil rapid test yang reaktif belum tentu positif COVID-19.

"WHO sudah menegaskan, pemeriksaan ini (rapid test) bukan untuk menegakkan diagnosis klinis COVID-19. Hasil rapid test reaktif harus dikonfirmasi lagi dengan Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR)," ujar SAG dalam keterangannya, Kamis (9/7) pagi.

ASN Setda Aceh saat menjalani rapid test pada 1 Juli 2020. Foto: Abdul Hadi/acehkini

SAG menjelaskan, sebelumnya hasil rapid test tidak diumumkan karena yang reaktif rapid test belum tentu karena terinfeksi virus Corona jenis SARS CoV-2, penyebab COVID-19. Bisa juga ada infeksi lain saat pemeriksaan, maka hasilnya reaktif.

Karena itu, sambung SAG, mereka diambil swab nasofaring dan orofaring untuk uji konfirmasi dengan RT-PCR di Litbangkes Aceh. "Kita tunggu saja hasilnya, dan kita doakan tidak ada yang konfirmasi positif COVID-19,” sebutnya.

Ia menyebut, ASN di lingkungan Setda Aceh yang reaktif rapid test tersebut saat ini tidak beraktivitas di kantor, melainkan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Mereka diwajibkan isolasi mandiri, hingga diperoleh hasil uji PCR,” kata SAG.

Sebelumnya diberitakan, sekitar 903 ASN Pemerintah Aceh menjalani rapid test pada awal Juli 2020 yang dipusatkan di Klinik Kantor Gubernur Aceh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 ASN hasilnya reaktif.

kumparan post embed