Aceh Bakal Terima 3,3 Juta Vaksin Corona

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, memperkirakan Aceh bakal menerima 3,3 juta vaksin corona. Jumlah itu disebut berdasarkan keterangan dalam surat yang dilayangkan Kementerian Kesehatan.
"Kalau kita merujuk kepada surat Dirjen P2P Kemenkes tanggal 19 Oktober 2020, Aceh estimasi akan mendapat vaksin 3,3 juta," kata Saifullah Abdulgani, kepada jurnalis, Senin (4/1).
Saifullah menuturkan, vaksinasi di Aceh akan memprioritaskan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung di fasilitas kesehatan sekitar 40 ribu orang. Kemudian peserta BPJS penerima bantuan iuran sekitar 1,8 juta orang.
Sasaran utama penyuntikan antivirus itu berikutnya adalah pelayan kesehatan atau pelayan publik sekitar 3 ribu orang. Kelompok yang masuk prioritas vaksinasi terakhir adalah masyarakat dan pelaku ekonomi sekitar 1,8 juta orang.
"Ini sekali lagi adalah angka estimasi dan kemungkinan Aceh akan mulai pada Maret 2021 nanti," tutur Saifullah.
Diberitakan kumparan sebelumnya, PT Biofarma mulai mendistribusikan vaksin Sinovac ke 34 provinsi di Indonesia mulai Minggu (3/1). Juru Bicara Vaksin COVID-19 PT Biofarma Bambang Herianto mengatakan fasilitas untuk penyimpanan vaksin corona Sinovac juga telah disiapkan saat distribusi.
Bambang mengatakan, distribusi vaksin COVID-19 ini bakal melibatkan banyak pihak. Termasuk pemda setempat. Hal ini penting agar distribusi berjalan dengan baik. Ia juga memastikan fasilitas penyimpanan vaksin corona sudah tersedia. Sehingga kualitas vaksin COVID-19 terjamin.
Vaksin setidaknya harus memenuhi unsur aman, jaminan mutu, dan manjur. BPOM sebelumnya memastikan vaksin Sinovac sudah terbukti keamanan dan jaminan mutu berdasarkan hasil uji klinis I dan II.
