Konten Media Partner

Achmad Marzuki Jabat Ketua Umum PB PON 2024 Aceh

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelantikan pengurus PON 2024 wilayah Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pelantikan pengurus PON 2024 wilayah Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) 2024 Wilayah Aceh. Pelantikan dipimpin Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen (Purn) Marsiano Norman, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Selasa malam (2/8/2022).

Selain Ahmad Marzuki, juga dilantik para pengurus inti lainnya. Di antaranya Ketua Harian yang dijabat oleh Muzakir Manaf, Sekretaris Umum dijabat Kepala Dispora Aceh, Dedy Yuswadi, dan Bendahara yaitu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh, Azhari.

Achmad Marzuki mengatakan, pihaknya terus melakukan persiapan secara maksimal, agar penyelenggaraan kejuaraan olahraga multi event tingkat nasional tersebut berlangsung sukses. "PON itu momen bersejarah. Kita harus memberikan yang terbaik untuk suksesnya hajatan ini," kata Achmad Marzuki.

Lebih lanjut ia mengatakan, KONI Aceh bersama pemerintah terus melakukan pembinaan atlet, sehingga nantinya atlet Aceh memberikan prestasi terbaik.

Suasana pelantikan pengurus PON 2024 wilayah Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Sementara itu, Ketua KONI Pusat, Marsiano Norman, mengatakan, PON ke XXI ini adalah penyelenggaraan PON yang pertama kali dilaksanakan di 2 provinsi. Menurutnya, presiden mengizinkan pelaksanaan PON dilakukan di 2 lokasi, dengan pertimbangan jika dilaksanakan di satu daerah, maka provinsi lain akan sangat lama kebagian jadwal sebagai tuan rumah.

Untuk selanjutnya, Marsiano meminta agar panitia langsung bergerak dengan melakukan percepatan persiapan. "Dengan pelantikan ini, Bapak Gubernur beserta jajarannya bisa melakukan tindakan-tindakan aktif dalam mempersiapkan PON," ujar dia.

Marsiano menyebutkan usai pelantikan dan segala persiapan, pemerintah pusat nantinya akan membangun satu stadion utama di Aceh. Berbagai pembangunan dukungan lain akan dilakukan oleh pemerintah daerah.

Marsiano menyebutkan meski ada beberapa pengurus inti KONI Aceh yang terlibat dalam kepengurusan PON, ia mengingatkan agar KONI Aceh juga fokus mempersiapkan kontingen Aceh. "Agar Aceh tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tapi punya prestasi yang membanggakan," kata dia.

"Saya rasa sebagai bentuk pertanggungjawaban KONI kepada gubernur yang telah memberikan dukungan yang sangat banyak, bayarlah dengan prestasi atlet Aceh," tutup Marsiano. []