Konten Media Partner

Air Terjun Kedabuhan, Pesona di Batas Aceh

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kawasan Air Terjun Kedabuhan di Subulussalam, Aceh. Foto: Yudiansyah/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Kawasan Air Terjun Kedabuhan di Subulussalam, Aceh. Foto: Yudiansyah/acehkini

Hawa sejuk meruap begitu anda menjejakkan kaki ke hutan hujan di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Lae Kombih, Kota Subulussalam, Aceh. Kesejukan dialirkan jajaran pohon kapur (dryobalamops aromatica) yang berukuran raksasa di kanan kiri jalan setapak, saat pengunjung meniti tangga menuju lokasi Air Terjun Kedabuhan.

Air terjun itu berada dalam kawasan Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Subulussalam, Aceh, tak jauh dari batas wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Lokasinya juga dekat perbatasan Aceh Singkil. Sebelum Subulusaalam berstatus kota pada Januari 2007, wilayah itu masuk Kabupaten Aceh Singkil.

Kawasan hutan di sekitar Air Terjun Kedabuhan, masih alami dengan hamparan hijau. Ini menjadi daya pikat wisatawan yang berkunjung, di sana juga ada fasilitas olahraga hiking dan arung jeram, bagi yang ingin menjajal arus di alam tropis.

Air Terjun Kedabuhan. Foto: Yudiansyah/acehkini

Wisata alam ini dapat ditempuh sekitar setengah jam dari pusat Kota Subulussalamm berjarak sekitar 15 kilometer. Jika pengunjung merasa kelelahan ketika berkendara, tak ada salahnya menikmati panorama hutan tropis ini dari bahu jalan lintas provinsi.

Menuju ke lokasi air terjun yang bersemayam di kaki bukit barisan ini, pengunjung harus turun dengan meniti ratusan anak tangga yang telah dibangun pemerintah untuk menunjang fasilitas wisata. Jika suka memancing, Sungai Lae kombih yang menjadi aliran Air Terjun Kedabuhan, dapat menjadi pilihan yang tepat sembari menikmati bentangan alam yang cantik.

Salah seorang pengunjung, Abdussalam, mengatakan banyak tangkapan ikan yang menarik di lokasi ini. Salah satunya Ikan jurung yang harganya di pasaran terbilang mahal. “Banyak jenis ikan tawar di sini, hanya target yang paling diburu adalah ikan jurung, harganya pun mahal,” sebutnya, Minggu (20/6/2021).

Air Terjun di Subulussalam. Foto: Yudiansyah/acehkini

Bagi pengunjung yang ingin tantangan lebih, bisa menikmati water trekking dengan berarung jeram menggunakan perahu karet yang disediakan Sada Kata Rafting, menyusuri aliran sungai yang mengarah ke hulu, tempat obyek wisata pemandian Sikelang.

Roni Rahendra, pengelola Rafting di wilayah itu mengatakan tarif untuk pengunjung yang ingin menjajal arus liar Lae Kombih dikenakan biaya Rp 250.000 per orang. “Satu perahu enam orang, per orangnya Rp 250 ribu, sudah termasuk makan dan welcome drink,” ujarnya.

Pingin menikmati air terjun sambil menjajal arus deras, catat Air Terjun Kedabuhan di Subulusaalam, Aceh, dalam list wisata anda. [] Yudiansyah

Aliran sungai yang juga cocok untuk lokasi mancing. Foto: Yudiansyah/acehkini