Bagaimana Penerapan Protokol Kesehatan di Terminal Bus Banda Aceh?

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh memantau penerapan protokol kesehatan di Terminal Tipe A Batoh, Kota Banda Aceh. Pengecekan dilakukan menyongsong libur panjang (long weekend) pada akhir Oktober ini yang dikhawatirkan muncul klaster baru penularan corona.
"Kami ingin melihat sejauh mana pihak terminal menerapkan protokol kesehatan dan menurut pantauan kami Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah 1 Aceh sangat konsisten menggalakkannya," kata Koordinator Satgas COVID-19 Aceh, Teuku Ahmad Dadek, Rabu (21/10).
Berdasarkan imbauan Menteri Perhubungan, kata Dadek, selama masa pandemi muatan penumpang dalam bus hanya boleh diisi 80 persen. Jumlah penumpang harus dikurangi untuk mencegah penularan virus.
"Kami berharap langkah untuk menjaga jarak dapat diterapkan secara konsisten di dalam bis. Kami berharap juga kesadaran dari penumpang. Aktivitas mobilisasi harus tetap lancar dan protokol kesehatan juga harus berjalan," ujar Dadek.
Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah 1 Aceh, Iman, menjelaskan, sejak pandemi COVID-19 pada Maret lalu, jumlah penumpang di Terminal Banda Aceh mengalami penurunan sekitar 50 persen. Ia mengaku mengimbau petugas dan penumpang untuk disiplin protokol kesehatan.
"Menjelang libur panjang ini kami akan mengerahkan petugas lebih banyak untuk mengecek ke setiap bis dan memastikan penumpang patuh terhadap protokol kesehatan," katanya.
