Banjir Kepung Aceh Tamiang: 44 Desa Terisolasi, Ribuan Pengungsi di 190 Titik
·waktu baca 1 menit

Banjir luapan sejak Ahad lalu melanda 12 kecamatan atau seluruh kecamatan di Aceh Tamiang, Aceh. Pemerintah Aceh Tamiang menyebutkan 44 desa terisolasi dan ribuan pengungsi tersebar di 190 titik.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Agusliayana Devita, mengatakan banjir melanda 125 desa di 12 kecamatan yang ada di kabupaten. "Total posko 190 titik. Jumlah warga [mengungsi] 7.103 kepala keluarga," katanya kepada acehkini, Jumat (4/11).
Dari 125 desa terkena banjir, sebanyak 44 desa sulit diakses atau terisolasi. Menurut Devi, desa terisolasi: 13 di Kecamatan Bandar Pusaka, 1 di Tamiang Hulu, 10 di Sekerak, 9 di Kejuruan Muda, 8 di Bendahara, 1 di Rantau, dan 2 di Banda Mulia.
Banjir melanda kabupaten berbatasan dengan Sumatra Utara itu menyusul hujan deras sejak Ahad lalu. Air sungai meluap ke permukiman penduduk.
Banjir juga menutup akses utama jalur darat penghubung Aceh-Sumatra Utara di beberapa titik. Kemacetan panjang tak terhindarkan. Sejumlah mobil mogok saat menerobos banjir.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, titik jalan nasional Banda Aceh-Medan terendam banjir di Kebun Tengah, Alur Bemban, dan Kebun Karang Jadi.
