Konten Media Partner

COVID-19 Melesat di Aceh, Seluruh RS Diperintahkan Tambah Ruang Rawat

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komplek RSUDZA Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Komplek RSUDZA Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Sehubungan semakin meningkatnya kasus positif COVID-19 di Aceh, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah memerintahkan kepada seluruh rumah sakit di Aceh untuk menambah ruang perawatan. Hal itu sesuai surat edaran yang dikeluarkannya, bernomor 440/10813 tentang Penyiapan Ruang Isolasi dan Karantina OTG di Aceh tertanggal 30 Juli 2020.

Dalam surat yang diterima acehkini, Sabtu (1/8/2020), edaran tersebut merespon peningkatan kasus positif COVID-19 di Aceh dengan tambahan 74 kasus, diumumkan pada 30 Juli. “Diperkirakan akan (terus) terjadi penambahan pasca-Idul Adha 2020,” tulis Nova dalam poin pertama surat itu.

kumparan post embed

Satu hari setelah edaran dikeluarkan atau tepat hari pertama Idul Adha, Jumat (31/7), positif COVID-19 melesat di Aceh dengan jumlah penambahan 103 kasus.

Dalam surat edaran itu, Plt Gubernur Aceh, menyebutkan terbatasnya ruang perawatan di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUDZA) dan gedung karantinan di BPSDM Aceh. RSUDZA merupakan rumah sakit terbesar dan terlengkap di Aceh.

kumparan post embed

Dengan alasan itu, semua rumah sakit di kabupaten/kota diperintahkan untuk menambah ruang perawatan dan karantina bagi pasien COVID-19. “Bagi kabupaten/kota yang tidak mengindahkan imbauan ini, akan dikenakan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan,” kata Nova.

Catatan acehkini, pertumbuhan kasus COVID-19 di Aceh melesat dalam tiga hari terakhir. Pada Jumat kemarin tercatat 103 kasus baru, sementara dua hari sebelumnya masing-masing tercatat penambahan 74 kasus dan 45 kasus. Sampai saat ini, total kasus positif COVID-19 di Aceh tercatat sebanyak 415 kasus. []

Adv Pemerintah Aceh