DSI Aceh Siap Bantu Salurkan Kurban ke Wilayah Terpencil dan Daerah Perbatasan
ยทwaktu baca 2 menit

Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh beberapa tahun terakhir rutin mendistribusikan hewan kurban untuk masyarakat di wilayah terpencil dan daerah perbatasan. Hewan kurban itu disalurkan melalui para dai yang bertugas di kawasan perbatasan.
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, Dr EMK Alidar, mengatakan selama ini di beberapa gampong wilayah terpencil dan perbatasan tidak kebagian daging kurban, karena tidak ada yang berkurban di gampong tersebut.
"Makanya kita menggeser sejumlah hewan kurban yang ada di kota ke daerah perbatasan dan terpencil," kata EMK Alidar, Senin (20/6/2022).
Alidar menjelaskan, tahun lalu DSI Aceh sudah menyalurkan hewan kurban ke daerah perbatasan yang ada di Aceh Singkil melalui dai perbatasan yang bertugas di sana.
"Tahun ini hewan kurban yang ada di Dinas Syariat Islam Aceh akan kita arahkan ke wilayah terpencil yang ada di Aceh Tenggara," ujarnya.
Alidar berharap instansi pemerintah lainnya yang ingin berkurban agar dapat menyalurkan hewan kurbannya ke daerah terpencil dan wilayah perbatasan. Pihaknya siap membantu dan menyalurkan hewan kurban melalui dai-dai yang bertugas di wilayah perbatasan.
"Jika instansi pemerintah lainnya mau melaksanakan kurban, bisa melalui Dinas Syariat Islam Aceh atau melalui UPTD Masjid Raya Baiturrahman untuk kita salurkan ke daerah perbatasan dan terpencil," sebutnya.
Kebijakan menyalurkan hewan kurban ke wilayah terpencil dan daerah perbatasan, kata Alidar, agar daging kurban tidak menumpuk hanya di wilayah perkotaan yang sudah berlebih. Menurutnya, di sejumlah gampong yang ada di perbatasan sering tidak kebagian hewan kurban. Masyarakat di sana sering kekurangan daging kurban.
Ia berharap kepada instansi-instansi pemerintah yang berkurban pada Idul Adha 1443 H, jika ingin menyalurkan kurban ke daerah terpencil agar dapat berkoordinasi dengan DSI Aceh atau UPTD Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
"Kita memiliki dai perbatasan yang siap membantu menyalurkan kurban dari instansi pemerintah Aceh," ujar Alidar. []
