Konten Media Partner

Foto: Aktivis Tolak Revisi UU KPK di Banda Aceh

ACEHKINIverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang siswa dalam aksi bela KPK. Foto: Adi Warsidi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Seorang siswa dalam aksi bela KPK. Foto: Adi Warsidi/acehkini

Puluhan aktivis di Aceh, bersama seniman, jurnalis, mahasiswa, dan siswa menggelar aksi bela Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka menyerukan penolakan terhadap revisi Undang-Undang KPK yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Aksi ini dipusatkan di Taman Bustanussalatin, Banda Aceh, Selasa (17/9).

Para lembaga yang terlibat adalah Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, LBH Banda Aceh, KontraS Aceh, Koalisi NGO HAM Aceh, Komunitas Kanot Bu, Akar Imaji, Komunitas Tikar Pandan, Apotek Wareuna, serta, sejumlah mahasiswa, dan siswa.

Para siswa memegang postes menolak revisi UU KPK. Foto: Adi Warsidi/acehkini

Dalam aksi, para pelukis memamerkan aksinya melukis mural menolak revisi UU KPK. Selain itu, tampil grup musik No Color Day yang memainkan lagu-lagu kritik dalam Bahasa Aceh. Sejumlah peserta juga membacakan puisi dan menyampaikan orasi.

Aksi seniman membuat mural. Foto: Adi Warsidi/acehkini
Aksi bela KPK di Banda Aceh. Foto: Adi Warsidi/acehkini
Grup musik, No Color Day, memainkan lagu-lagu kritik. Foto: Yudiansyah/acehkini
Sejumlah poster yang diusung para peserta aksi. Foto: Adi Warsidi/acehkini
Direktur LBH Banda Aceh menyampaikan orasinya. Foto: Adi Warsidi/acehkini
Ketua AJI Banda Aceh, Misdarul Ihsan dalam orasinya. Foto: Adi Warsidi/acehkini
Koordinator Komunitas Tikar Pandan, Azhari Aiyub, dalam orasi menolak revisi UU KPK. Foto: Adi Warsidi/acehkini
Para siswa ikut serta dalam aksi tersebut. Foto: Adi Warsidi/acehkini
Siswa mengusung poster dalam aksi bela KPK. Foto: Adi Warsidi/acehkini
Para siswa dalam aksi menolak revisi UU KPK. Foto: Yudiansyah/acehkini
Pelukis menyelesaikan mural kritik terhadap pemerintah. Foto: Adi Warsidi/acehkini

Aksi yang dikawal aparat kepolisian tersebut berlangsung tertib, selama dua jam. Para aktivis membubarkan diri menjelang salat Zuhur. Saat aksi berjalan, acehkini sempat melakukan live streaming sekitar 34 menit di lokasi, lihat video berikut:

video youtube embed

Fotografer: Adi Warsidi