Konten Media Partner

Foto: Bukan Perawat, Mereka Menjaga Pasien Tak Kurang Oksigen di Aceh

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kerja mereka jarang terpublish, tapi berperan penting dalam urusan medis. Bukan perawat, tapi menjaga pasien tak kekurangan oksigen di Aceh.

Muhaimin, pekerja pemasok tabung oksigen untuk kebutuhan medis di rumah sakit sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Muhaimin, pekerja pemasok tabung oksigen untuk kebutuhan medis di rumah sakit sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Sejak pagi, Muhaimin (35 tahun) bersama rekannya pekerja lainnya sudah sibuk dengan aktivitasnya. Mengisi ulang oksigen ke dalam tabung-tabung kosong untuk rumah sakit, di Gampong Pango, Banda Aceh, Jumat (21/5/21).

Usaha tempat Muhaimin bekerja ini memasok oksigen untuk kepentingan medis ke semua rumah sakit di sejumlah Kabupeten Kota di Aceh, mulai Aceh Selatan, Abdiya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Jaya, Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie.

Dalam sehari, tempat usaha ini mampu mengisi ulang 600 tabung oksigen untuk kebutuhan medis.

Mengisi tabung oksigen. Foto: Suparta/acehkini

Menurut Muhaimin, ketika kasus COVID-19 semakin meningkat di Aceh, permintaan oksigen terutama di rumah sakit rujukan COVID-19 juga meningkat tajam, seperti di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

“Pada akhir-akhir bulan puasa (Ramadhan) kemarin, Rumah Sakit Zainal Abidin rata-rata membutuhkan 200-300 tabung oksigen tiap harinya,” sebut Muhaimin.

Lihat foto-foto berikut:

Mobil tangki pengangkut oksigen untuk kebutuhan medis di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Pengisian tabung oksigen. Foto: Suparta/acehkini
Mengisi tabung oksigen. Foto: Suparta/acehkini
Pekerja mengisi tabung oksigen. Foto: Suparta/acehkini
Pengisian tabung oksigen. Foto: Suparta/acehkini
Tabung siap antar ke rumah sakit di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Tabung-tabung oksigen kebutuhan medis rumah sakit di Aceh. Foto: Suparta/acehkini