Opini & Cerita30 Mei 2019 13:31

Foto: Memanggang Lemang Khas 'Serambi Mekkah'

Konten Redaksi ACEHKINI
Foto: Memanggang Lemang Khas 'Serambi Mekkah' (74592)
Proses pembakaran Lemang Aceh. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Muhammad Yakob (43 tahun) menyelesaikan proses akhir pembuatan lemang dengan cara memanggang di atas tungku api hingga matang. Pembuatan makanan tradisional ini dilakukan di kediamannya, kawasan Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu (29/5).
ADVERTISEMENT
Selama Ramadan, permintaan lemang meningkat dibanding hari biasa. Per hari, Yakop menghabiskan 45 bambu beras ketan untuk membuat lemang dengan tiga varian rasa, yaitu lemang ketan putih, ubi, dan ketan hitam.
Lemang adalah kuliner khas berbuka di Aceh yang terbuat dari beras ketan atau ubi. Bahan itu mulanya direndam, kemudian dimasukkan dalam seruas buluh bambu yang sudah dilapisi daun pisang di bagian dalamnya. Selanjutnya, dituangkan santan sebagai penyedap lemang. Makanan ini enak disantap dengan selai. []
Foto: Memanggang Lemang Khas 'Serambi Mekkah' (74593)
M Yakop membakar lemang. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Foto: Memanggang Lemang Khas 'Serambi Mekkah' (74594)
Lemang dibakar dalam ruas bambu. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Foto: Memanggang Lemang Khas 'Serambi Mekkah' (74595)
Isinya ada tiga varian, ketan putih, ubi, dan ketan hitam. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Foto: Memanggang Lemang Khas 'Serambi Mekkah' (74596)
Bambu untuk membakar lemang. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Foto: Memanggang Lemang Khas 'Serambi Mekkah' (74597)
Membalik lemang saat memasak. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Foto: Memanggang Lemang Khas 'Serambi Mekkah' (74598)
Lemang sudah masak dijual untuk makanan berbuka. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
Reporter: Ahmad Ariska
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white