News
·
22 Maret 2021 17:22

Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352891)
Tarmizi Abdul Hamid, kolektor manuskrip kuno Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Ratusan manuskrip kuno koleksi Pemerhati Budaya Aceh, Tarmizi Abdul Hamid, dirawat dan dilestarikan oleh Tim Pelestarian Pusat Preservasi Naskah Kuno dan Alih Media Perpustakaan Nasional Indonesia. Kegiatan berlangsung di rumah Tarmizi, kawasan Gampong Ie Masen Kayee Adang , Banda Aceh, Senin (22/3/2021).
ADVERTISEMENT
Naskah kuno tersebut merupakan harta warisan tak ternilai, mengandung materi ilmu pengetahun dan peradaban Aceh masa lalu. Seluruh naskah berasal dari abad ke-16 sampai abad ke-18 masehi.
Pelestarian naskah kuno dilakukan dengan beberapa perlakuan, di antaranya; restorasi, penjilidan, pembersihan dari jamur, penempatan dalam kotak steril, pelapisan dengan kertas khusus, sampai digitalisasi naskah.

Lihat foto-foto berikut:

Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352892)
Naskah kuno yang dirawat. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352893)
Membersihkan naskah dari jamur. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352894)
Melapisi naskah dengan kertas khusus. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352895)
Naskah masa lalu Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352896)
Perawatan dilakukan oleh Tim Pelestarian Pusat Preservasi Naskah Kuno dan Alih Media Perpustakaan Nasional Indonesia. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352897)
Naskah kuno Aceh dirawat untuk melestarikannya. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352898)
Proses digitalisasi naskah. Foto: Suparta/acehkini
Foto: Menyelamatkan Manuskrip Kuno Aceh, Harta Warisan Tak Ternilai Abad ke-16 (352899)
Salah satu Alquran tulisan tangan warisan Kesultanan Aceh. Foto: Suparta/acehkini