Konten Media Partner

Foto: Rutinitas Pagi di Pasar Tradisional Paya Ilang, Aceh Tengah

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aneka sayur mayur tersedia di Pasar Tradisional Paya Ilang, Aceh Tengah. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Aneka sayur mayur tersedia di Pasar Tradisional Paya Ilang, Aceh Tengah. Foto: Suparta/acehkini

Memasuki dini hari, Rian mulai membuka lapak dagangannya di Pasar Tradisional Paya Ilang, Bebesan, Aceh Tengah. Lelaki 30 tahun itu menjaja beragam buah-buahan serta sayuran segar, mulai dari labu, timun, jengkol dan beragam jenis sayuran.

“Kami mulai buka jam 2 pagi, pelanggan utama kami rata-rata pedagang keliling yang menjual lagi ke kampung-kampung. Umumnya mereka berbelanja sebelum masuk subuh,” kata Rian, Ahad pagi (5/6/2022) lalu.

Suasana pagi di Pasar Paya Ilang, Aceh Tengah. Foto: Suparta/acehkini

Walapun Aceh Tengah dikenal sebagai penghasil beragam jenis sayuran dan buah-buaham selain kopi, menurut Rian, tak semua yang dia jual hasil panen dari dataran tinggi itu. “Ada beberapa sayuran dan buah-buahan kami pasok dari Aceh pesisir, bahkan ada dari Brastagi, Sumatra Utara,” Rian menjelaskan.

Pasar Paya Ilang adalah pasar tradisional terbesar di Aceh Tengah atau salah satu yang tersibuk di Aceh. Setiap hari tempat ini buka sejak dini hari sampai menjelang Ashar. Segala hasil pertanian diperdagangkan, terutama hasil dari petani lokal. Mulai buah-buahan sampai bermacam jenis sayuran. []

Lihat foto-foto berikut:

Transaksi jual beli di Pasar Paya Ilang, Aceh Tengah. Foto: Suparta/acehkini
Aneka buah-buah hasil tani di Aceh Tengah dijual di Pasar Paya Ilang. Foto: Suparta/acehkini
Menunggu pembeli. Foto: Suparta/acehkini
Pasar Tradisional Paya Ilang salah satu yang terbesar di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
Aktivitas pagi di Pasar Paya Ilang, Tekengon, Aceh Tengah. Foto: Suparta/acehkini