Konten Media Partner

Gelar Wisuda Tatap Muka, STAIN Meulaboh Perketat Protokol Kesehatan

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh menggelar wisuda tatap muka di masa pandemi dengan menerapakn protokol kesehatan secara ketat. Foto: Dok. Humas STAIN
zoom-in-whitePerbesar
STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh menggelar wisuda tatap muka di masa pandemi dengan menerapakn protokol kesehatan secara ketat. Foto: Dok. Humas STAIN

Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, mewisuda 263 mahasiswa dalam Rapat Senat Terbuka Tahun Akademik 2019/2020, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Wisuda digelar selama dua hari secara tatap muka terbatas tanpa dihadiri orang tua atau kerabat.

Hari pertama pelaksanaan wisuda lulusan STAIN Meulaboh di gedung kampus yang terletak di Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, pada Jumat (3/12), para wisudawan diharuskan menggunakan masker dan face shield.

Sebelum masuk ke lokasi wisuda, semua yang hadir dicek suhu tubuh. Sedangkan para orang tua mahasiswa tidak diizinkan hadir. Mereka bisa melihat prosesi wisuda melalui daring.

Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Inayatillah saat mewisuda mahasiswa yang menerapkan protokol kesehatan. Foto: Dok. Humas STAIN

Wahyu seorang wisudawan menyampaikan dirinya merasa sedih karena menjalani wisuda tanpa kehadiran orang tua. Sebab menurutnya momen seperti ini adalah hal yang sudah dinanti-nantikan. "Kali ini berbeda wisudanya, kita hanya hadir sendiri," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Azizah. Ia juga mengaku sedih karena orang tuanya tidak bisa melihat langsung prosesi wisuda dirinya. Tapi dirinya tetap bersyukur meskipun di tengah pandemi COVID-19, kampus masih mengadakan wisuda secara tatap muka.

"Sedih ketika orang tua tidak bisa berhadir, tapi kita juga harus mengikuti protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19." tutur Azizah.

Mereka yang hadir diharuskan memakai masker dan face shield saat mengikuti wisuda tatap muka terbatas tanpa dihadiri orang tua atau kerabat. Foto: Dok. Humas STAIN

Sementara itu, Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Inayatillah mengatakan, di masa pandemi ini bukan suatu hal yang mudah untuk memperoleh pekerjaan. Meski demikian, lulusan STAIN dituntut mampu melihat berbagai peluang pekerjaan yang bisa diperoleh ataupun yang bisa diciptakan di masa pandemi COVID-19.

"Skill dan kemampuan handal yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di STAIN Meulaboh harus dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari. Ditambang lagi dengan perkembangan teknologi informasi saat ini juga menuntut para generasi untuk menguatkan potensi yang cakap dan handal dalam dunia kerja," sebutnya.

Rapat senat terbuka wisuda sarjana strata satu (S1) angkatan IX yang digelar di kampus STAIN Meulaboh ini juga memberikan piagam kepada tiga lulusan terbaik.

kumparan post embed