Konten Media Partner

Gelombang Tinggi dan Abrasi Pantai di Aceh Utara Akibatkan 28 Rumah Rusak Parah

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gelombang tinggi Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gelombang tinggi Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Sebanyak 28 rumah rusak parah di Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, dalam beberapa hari ini. Kerusakan dipicu hantaman gelombang tinggi hingga tergerus abrasi pantai.

"Tidak ada korban jiwa serta sebagian masyarakat sudah mengungsi ke rumah saudara masing-masing," kata Camat Seunuddon, Muslem, kepada acehkini, Kamis (24/11).

Menurut Muslem, abrasi pantai kian parah pada Selasa dan Rabu malam kemarin. "Kerugian material akibat dari kejadian musibah tersebut belum dapat diperkirakan," tuturnya.

Karena pemilik rumah mengungsi ke rumah keluarga, pemerintah tidak mendirikan posko pengungsi atau dapur umum di lokasi tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Asnawi, menuturkan masih menanti pendataan terkait bencana tersebut. "Masih didata," katanya.

Gampong Lhok Puuk berada di garis pantai menghadap Selat Malaka. Rumah warga berdiri dekat laut dan jaraknya tidak sampai 50 meter. Ketika air pasang ditambah abrasi, rumah itu jadi sasaran karena tak dihalangi batu pemecah ombak.