Konten Media Partner

Gubernur Nova Berharap Bank Aceh Syariah Mampu Bersaing di Jakarta

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Aceh Nova Iriansyah selaku pemegang saham pengendali (PSP) Bank Aceh Syariah saat memberikan sambutan pada acara Customer Gathering Bank Aceh Cabang Jakarta, Senin (31/1/2022) malam. Foto: Humas Setda Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Aceh Nova Iriansyah selaku pemegang saham pengendali (PSP) Bank Aceh Syariah saat memberikan sambutan pada acara Customer Gathering Bank Aceh Cabang Jakarta, Senin (31/1/2022) malam. Foto: Humas Setda Aceh

Gubernur Aceh Nova Iriansyah selaku pemegang saham pengendali (PSP) Bank Aceh Syariah melakukan grand launching Kantor Cabang Bank Aceh Syariah (BAS) di Jakarta, Senin (31/1/2022). Nova berharap agar BAS mampu bersaing dengan bank lainnya di tingkat nasional yang sudah lebih dulu hadir di Jakarta.

"Sebagai pemegang saham pengendali, saya berharap bank milik Rakyat Aceh ini dapat terus tumbuh dan berkembang sebagaimana filosofi dalam Bunga Seulanga yang ada pada logo Bank Aceh. Dan juga dapat bersaing dengan bank-bank lain yang telah lebih dahulu hadir di tengah pusat kota Jakarta," ujar Nova dalam keterangan tertulis dari Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Selasa (1/2).

Nova mengatakan, kegiatan bertemakan 'The Wonder of Nanggroe' ini menandai puncak acara bagi kehadiran Bank Aceh Syariah di Jakarta. Seperti diketahui bersama, pada 20 Desember 2021 lalu, sudah dilakukan soft opening Kantor Cabang BAS di Jakarta yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat.

Sesi foto bersama pada acara Customer Gathering Bank Aceh Cabang Jakarta, Senin (31/1/2022) malam. Foto: Humas Setda Aceh

"Tentunya ini menandai ekspansi aktivitas perekonomian Aceh di pusat ibu kota negara. Capaian ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh pemegang saham BAS, yaitu Pemerintah Aceh, dan kabupaten/kota di seluruh Aceh," sebutnya.

Ia menyampaikan, Bank Aceh Syariah Cabang Jakarta merupakan representasi dukungan Pemerintah Aceh terhadap aktivitas layanan transaksi perbankan di tengah persaingan yang sengit di sektor perbankan. Karena itu, kehadirannya harus mampu memberikan dukungan bagi akselerasi pengelolaan keuangan, baik kepada sektor privat, swasta, maupun pemerintah daerah.

"BAS Jakarta harus mampu menjadi representasi bagi kemajuan perekonomian Aceh," kata Nova.

Apalagi, lanjut Nova, persaingan antarbank akan semakin ketat dengan kehadiran teknologi keuangan (financial technology/fintech) yang lebih praktis digunakan oleh masyarakat. Pengembangan teknologi informasi di sektor perbankan terus berkembang sesuai dengan tuntutan zaman serta nasabah yang tinggi ekspektasinya terhadap layanan perbankan.

kumparan post embed

"Alhamdulillah, BAS sebagai salah satu lembaga keuangan yang menjadi pionir bagi tranformasi perbankan syariah, telah melakukan transformasi pada jalur dan waktu yang tepat," ujarnya.

Ia menjelaskan, Bank Aceh Syariah dalam beberapa tahun terakhir juga telah mampu menghadirkan sejumlah layanan transaksi berbasis digital, yang telah familiar dengan aktivitas transaksi sehari-hari.

"Layanan transaksi seperti Action Mobile Banking, Integrasi Quick Response Indonesian Standard (QRIS), Uang Elektronik (Pengcard), Kartu Debit dan lainnya, telah menjadi produk andalan yang saat ini sangat diminati oleh nasabah maupun masyarakat Aceh," sebutnya.

Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, menyampaikan bahwa sebagai lembaga keuangan yang telah menjadi inspirasi bagi lahirnya bank daerah dan transformasi ke sistem perbankan syariah, Bank Aceh Syariah akan terus meningkatkan layanan dalam menyambut era baru layanan transaksi keuangan.

kumparan post embed

"Kehadiran kami di ibu kota akan menjadi awal baru dalam menggapai visi menjadi bank syariah terdepan dan terpercaya dalam pelayanan di Indonesia, dan menjadi cabang ke-26 Bank Aceh," ujarnya.

Haizir menyebut tema 'The Wonder of Nanggroe' menjadi semangat atau spirit sekaligus simbol bagi Bank Aceh Syariah di masa yang akan datang, dengan mengikuti jejak kejayaan Aceh di masa lalu.

"BAS akan menjadi bagian lembaga keuangan yang mampu bersaing dengan bank-bank nasional. Dan juga menjadi bagian penting bagi arah pengembangan perbankan syariah dan pembangunan ekonomi nasional," sebut Haizir. []