Internasionalisasi Perguruan Tinggi, Universitas Syiah Kuala Gandeng 18 Kampus

Konten Media Partner
14 Juli 2022 18:10
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Workshop National Multiplication Trainings (NMT) membahas internasionalisasi perguruan tinggi. Foto: Humas USK
zoom-in-whitePerbesar
Workshop National Multiplication Trainings (NMT) membahas internasionalisasi perguruan tinggi. Foto: Humas USK
ADVERTISEMENT
Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh menjadi tuan rumah National Multiplication Trainings (NMT) Workshop II pada 14 – 16 Juli 2022 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. Dalam kegiatan tersebut, USK menggandeng 18 perguruan tinggi di Indonesia untuk membahas strategi menuju internasionalisasi perguruan tinggi.
ADVERTISEMENT
Adapun 18 kampus lainnya tersebut adalah; Universitas Medan Area, Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Teuku Umar, Universitas Serambi Makkah, Universitas Lambung Mangkurat, STIKes Muhammadiyah Lhokseumawe, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Palangka raya, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Selanjutnya, Universitas Samudra, Universitas Almuslim, STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya, STKIP Muhammadiyah Aceh Tengah, IAIN Lhokseumawe, Universitas Dehasen Bengkulu dan Universitas Muhammadiyah Metro
Wakil Rektor IV USK, Taufiq Saidi, mengatakan internasionalisasi perguruan tinggi merupakan keharusan jika sebuah kampus ingin berkembang dengan cepat. Sebab dengan terlibat dalam kemitraan atau kolaborasi secara global, maka kapabilitas sumber daya manusia pada perguruan tinggi tersebut akan meningkat. “Akan memperluas jejaring internasional, sehingga perguruan tinggi lebih mudah untuk mendapat pengakuan di tingkat global,” katanya.
ADVERTISEMENT
Karena itulah, melalui kegiatan ini USK sengaja menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk tumbuh bersama dalam mewujudkan internasionalisasi perguruan tinggi di Indonesia. Mengingat dalam workshop ini, peserta mendapatkan bimbingan bagaimana menciptakan kerja sama internasional yang lebih luas.
“Jadi ini momentum yang tepat untuk kita mengeksplorasi lebih banyak strategi tentang internasionalisasi perguruan tinggi, yang sangat kita butuhkan untuk meningkatkan reputasi institusi pendidikan,” ucapnya.
Ketua Office of International Affairs (OIA) USK, Muzailin Affan, menjelaskan USK sudah dua kali menjadi tuan rumah workshop NMT ini. Kali pertama dilaksanakan pada 16 – 18 Februari 2022 di Banda Aceh.
Kegiatan ini diprakarsai oleh German Academic Exchange Service (DAAD) dan the German Rectors’ Conference (HRK), serta mendapatkan dukungan pendanaan dari German Federal Ministry for Economic Development and Cooperation (BMZ).
ADVERTISEMENT
Pada NMT kali ini, tema yang diangkat adalah “Internationalization Policies and Strategies to Support Emancipated Learning Educational Policy in Indonesia.” USK menghadirkan sejumlah praktisi terkemuka dalam bidang peningkatan kapasitas SDM yang fokusnya kegiatan internasional.
“Kegiatan ini bentuk dukungan penuh USK dalam pengembangan potensi perguruan tinggi Indonesia. Karena kita ingin tumbuh bersama dalam memajukan pendidikan,” ucapnya. []
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020