Konten Media Partner

Jenderal Dudung Mendapat Gelar Adat Aceh, Sri Lila Meukuta

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyambutan Jenderal Dudung di bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Foto: Humas Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Penyambutan Jenderal Dudung di bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Foto: Humas Aceh

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Rahma Dudung mendapat anugerah gelar kehormatan adat Aceh. Dudung diberi gelar Sri Lila Meukuta, sedangkan untuk istrinya diberi gelar Cut Nyak.

Penganugerahan itu diterima keduanya sesaat setelah mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar untuk melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodam Iskandar Muda, Aceh, Kamis (10/3).

Kepada KSAD, dianugerahi gelar kehormatan adat “Sri Lila Meukuta Abdurachman” yang memiliki arti lelaki yang penuh kasih yang berkedudukan tinggi memiliki kuasa penuh dalam membina Angkatan Darat. Sedangkan kepada sang istri dianugerahi gelar “Cut Nyak Rahma” dengan arti memiliki banyak keberkahan dan mempunyai makna seorang yang setia.

Penganugerahan yang juga dihadiri Gubernur dan Forkopimda Aceh ini diberikan sebagai simbol kehormatan adat, bahwa rakyat Aceh telah menerima KSAD dan istri dengan pintu terbuka sebagai warga Aceh.

Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar dalam sambutannya menyebutkan, dirinya dan seluruh rakyat Aceh merasa bahagia atas kedatangan KSAD beserta rombongan di Aceh. Dia menilai kedamaian di Aceh sampai dengan saat ini tidak lepas dari peran penting KSAD sehingga pembangunan di Aceh dapat berjalan seperti yang diharapkan.

“Kami berharap kedatangan Bapak KSAD dan rombongan, dapat meningkatkan kerja sama TNI, Pemerintah Provinsi Aceh dan komponen bangsa lainnya untuk menjaga kedamaian dan mewujudkan pembangunan Provinsi Aceh menuju rakyat yang sejahtera dan provinsi yang kuat damai, dan makmur,” ujarnya.

Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar memberikan anugerah gelar adat Aceh kepada Jenderal Dudung dan istri. Foto: Kodam IM

Sementara itu, Jenderal Dudung menyampaikan gelar kehormatan adat yang diterima dirinya dan istrinya merupakan suatu penghargaan yang luar biasa dari rakyat Aceh. Selanjutnya, dengan momentum yang baik ini, KSAD berharap menjadi tonggak bagi semua komponen bangsa untuk mensejahterakan dan memakmurkan rakyat Aceh.

“Terima kasih, Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe yang telah memberikan gelar kehormatan kepada saya dan istri. Semoga ini menjadi pemicu semangat saya di dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala Staf Angkatan Darat,” sebutnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Aceh, KSAD beserta rombongan akan melakukan beberapa kegiatan di antaranya berziarah ke Makam Syiah Kuala, memberikan pengarahan kepada Prajurit serta Persit di Yonif R 112/DJ dan para Komandan Satuan di Kodam IM, dan meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi Kodam IM,

Selain itu, KSAD juga akan memberikan kuliah umum di Universitas Syiah Kuala, dan bersilaturahmi dengan tokoh ulama dan Forkopimda Aceh, serta berkunjung ke Pesantren Dayah Darul Ihsan di Kabupaten Aceh Besar. []