Konten Media Partner

Kabupaten Aceh Barat Kekosongan Petugas Pengambil Sampel Swab COVID-19

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis di Aceh saat mengambil sampel swab COVID-19, Juni 2020. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis di Aceh saat mengambil sampel swab COVID-19, Juni 2020. Foto: Suparta/acehkini

Kabupaten Aceh Barat, Aceh, saat ini mengalami kekosongan petugas pengambil sampel swab COVID-19. Hal ini akibat enam pengambil sampel swab di sana tengah menjalani isolasi mandiri setelah seorang dokter spesialis patologi di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh, positif corona.

“Para petugas swab kita ada 6 orang. Setelah dokter HL terkonfirmasi positif, maka mereka semua diisolasi mandiri. Jadi sekarang kosong petugas swabnya,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Aceh Barat, Irsadi Aristora, Minggu (23/8) sore.

Irsadi Aristora menuturkan, enam petugas swab tersebut termasuk dalam 100 paramedis RSUD Cut Nyak Dhien yang mengisolasi mandiri karena berkontak erat dengan HL, yang selama ini juga menjadi petugas pengambil sampel swab.

kumparan post embed

HL diketahui positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab di laboratorium Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Jumat(21/8).

Karena kekosongan petugas pengambil sampel swab, imbuh Irsadi, hingga kini 100 paramedis yang berkontak erat dengan HL belum menjalani pemeriksaan swab. Sedangkan bila ada masyarakat yang dicurigai terpapar virus, akan dilakukan rapid test dan menjalani isolasi mandiri.

Irsadi menyebutkan, untuk mengatasi kekosongan petugas pengambil sampel, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan bekerja sama dengan Universitas Syiah Kuala.

kumparan post embed

“Kami lagi menunggu MoU (kesepakatan) penandatanganan dengan Unsyiah, Senin besok kami akan masukkan surat ke Unsyiah yang ditandatangani Bupati,” tuturnya.

Jika hingga Selasa belum mendapatkan tanggapan dari Unsyiah, Irsadi menyebutkan akan meminta bantuan Laboratorium Kesehatan Daerah milik Dinas Kesehatan Aceh.[] Siti Aisyah

kumparan post embed