Konten Media Partner

Kanji Rumbi Aceh, Takjil Ramadan Multi Khasiat

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kanji rumbi, dan aneka rempah untuk membuatnya. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Kanji rumbi, dan aneka rempah untuk membuatnya. Foto: Suparta/acehkini

Ramadan di Aceh selalu membangkitkan takjil-takjil warisan leluhur. Salah satunya Kanji Rumbi, makanan sejenis bubur, tapi rasanya tiada dua.

Bubur kanji kaya bumbu. Berbahan utama beras bermutu baik yang dimasak sampai menjadi bubur, lalu dimasukkan bersamaan sayur-sayuran serta bumbu rempah-rempah yang sudah digiling sebagai bumbu utama.

Ada kentang, wortel, kunyit, jahe, bawang, daun sop, santan kelapa, daun pandan, serai, daun pandan dan banyak lainnya. Memasaknya butuh waktu dua sampai tiga jam, kondisi api tak boleh padam.

Bahan utama kanji rumbi adalah beras. Foto: Suparta/acehkini

Di Aceh, kanji rumbi bukan sekadar makanan berbuka. Makanan ini diyakini multi khasiat yang ampuh sebagai obat masuk angin dan maag. Maklum, bumbunya seperti jahe, daun serai, kunyit dan lainnya merupakan resep obat sejak dulu kala.

Saat Ramadan, makanan ini tak hanya dijual di pinggir-pinggir jalan maupun pusat kuliner. Tapi ada tradisi lain, memasak untuk dibagikan ke seluruh warga. Misalnya, kebiasaan ini masih terjaga di Masjid AlFurqan, Beurawe, Banda Aceh.

Kanji rumbi. Foto: Suparta/acehkini

Para pengurus masjid memasaknya dalam beberapa belanga besar, untuk berbuka di masjid, dan dibagikan kepada warga Gampong Beurawe, serta para musafir.

Kanji juga mudah ditemukan di masjid-masjid lainnya sebagai menu berbuka, disiapkan khusus untuk warga yang berbuka. Uniknya, di luar Ramadan sangat sulit mencari bubur khas yang berkhasiat itu.

Takjil khas Ramadan di Aceh/foto: Suparta/acehkini

acehkini