Konten Media Partner

Kapal Tenggelam di Pulo Aceh, Polisi: Penumpang Rombongan Pengajian

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rombongan pengajian dari Sabang penumpang kapal yang tenggelam di perairan Pulo Aceh semuanya dalam keadaan selamat, Kamis (20/6). Foto: Dok. Polsek Pulo Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Rombongan pengajian dari Sabang penumpang kapal yang tenggelam di perairan Pulo Aceh semuanya dalam keadaan selamat, Kamis (20/6). Foto: Dok. Polsek Pulo Aceh

Sebuah kapal motor transportasi antarpulau di Aceh bernama KM SKPT 29 tenggelam di kawasan perairan laut Gampong Lampuyang, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (20/6) sekira pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan kapal tersebut.

Kapolsek Pulo Aceh Iptu Fadli Saputra menyampaikan, KM SKPT 29 yang tenggelam di arus Lampuyang Kecamatan Pulo Aceh tersebut berangkat dari Sabang bersama KM SKPT 23. "Kedua kapal membawa rombongan pengajian dari Sabang dengan tujuan ingin berziarah di kuburan Alm Abu Adenan Pulo (Abu Cek Pulo) di Gampong Lampuyang, Kecamatan Pulo Aceh," ujarnya saat dikonfirmasi acehkini, Kamis (20/6) malam.

Sebelumnya, mengutip informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banda Aceh, disebutkan kapal yang tenggelam tersebut membawa rombongan pengantin dari Sabang menuju Pulo Aceh. "Itu rombongan pengajian yang mau berziarah ke makam Abu Adenan Pulo (Abu Cek Pulo)," kata Fadli.

Ia menyebutkan, dalam pelayaran sekitar 2 mil dari arus Lampuyang, KM SKPT 29 yang dinakhodai oleh Marzuki dengan membawa 30 penumpang tersebut oleng akibat dihantam ombak besar.

Satu dari dua kapal motor yang membawa rombongan pengajian dari Sabang menuju Gampong Lampuyang, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Foto: Dok. Polsek Pulo Aceh

"Karena dihantam ombak besar angin Selatan membuat kapten kapal tidak mampu lagi mengendalikannya, sehingga kapal itu tenggelam kurang lebih 2 mil dari arus Lampuyang," sebut Fadli.

Begitu KM SKPT 29 tenggelam, para penumpangnya kemudian diselamatkan oleh KM SKPT 23 yang juga berangkat berbarengan dari Sabang dengan tujuan Gampong Lampuyang, Pulo Aceh. Para penumpang langsung dievakuasi oleh KM SKPT 23 ke Gampong Gugop, Kecamatan Pulo Aceh.

"Sampai saat ini seluruh penumpang dan kapten kapal dalam keadaan selamat di Gampong Lampuyang, Pulo Aceh," kata Kapolsek Pulo Aceh.

Secara terpisah, Budiono Kepala SAR Banda Aceh menyampaikan, pihaknya akan melakukan penjemputan korban kecelakaan kapal tenggelam di perairan Lampuyang pada Jumat (21/6) pagi. "Esok Jumat pukul 07.30 WIB, Kapal SAR KN Kresna akan melakukan penjemputan korban dari Lampuyang menuju Balohan Sabang," sebutnya.[]

embed from external kumparan

Reporter: Husaini