Konten Media Partner

Kasus Baru COVID-19 di Aceh Bertambah 24, Pasien Sembuh 54 Orang

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga Aceh menerima suntikan vaksin COVID-19 di Gedung Banda Aceh Convention Hall, Senin (11/10/2021).  Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Warga Aceh menerima suntikan vaksin COVID-19 di Gedung Banda Aceh Convention Hall, Senin (11/10/2021). Foto: Abdul Hadi/acehkini

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan kasus baru positif COVID-19 di Aceh bertambah 24 kasus per 13 Oktober 2021. Sementara pasien sembuh bertambah sebanyak 54 orang, dan empat kasus meninggal dunia bukan kasus yang terjadi dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

"Kasus konfirmasi baru meningkat sebanyak dua kasus dibandingkan laporan kemarin 22 kasus," ujar Saifullah, Kamis (14/10).

Ia menjelaskan, 24 kasus baru positif COVID-19 tersebut meliputi warga Langsa, Aceh Besar, dan Banda Aceh, sama-sama tiga orang. Kemudian warga Aceh Timur, Aceh Tengah, Bireuen, dan Pidie Jaya, masing-masing dua orang. Selanjutnya sama-sama satu orang warga Aceh Tamiang, Gayo Lues, Bener Meriah, Pidie, Aceh Jaya, Nagan Raya, dan Simeulue.

Sementara 54 orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19, kata SAG, meliputi warga Aceh Besar 15 orang, Pidie 13 orang, dan warga Aceh Tengah 10 orang. Kemudian warga Banda Aceh sembilan orang, Bireuen empat orang, Lhokseumawe dua orang, dan satu orang warga Langsa.

Petugas vaksinasi (vaksinator) mengambil cairan vaksin COVID-19 pada vaksinasi massal yang digelar Pemerintah Aceh di Gedung Banda Aceh Convention Hall. Foto: Abdul Hadi/acehkini

"Sedangkan kasus meninggal dunia meliputi warga Bireuen sebanyak dua orang, satu orang meninggal dunia pada 8 Oktober 2021, dan satu lagi menghembuskan nafas terakhirnya Selasa 12 Oktober 2021. Kemudian satu warga Pidie yang meninggal dunia pada 2 Oktober 2021. Selanjutnya satu warga Nagan Raya yang meninggal pada 12 Oktober 2021," kata Saifullah.

"Setiap peristiwa yang terkait COVID-19 tetap wajib dilaporkan, baik kasus baru, kasus sembuh, maupun kasus meningal dunia," sambungnya.

Saifullah menambahkan, jumlah kasus COVID-19 secara kumulatif di Aceh hingga 13 Oktober 2021 sudah mencapai 38.122 orang.

"Pasien COVID-19 yang sedang dirawat tinggal 563 orang, yang sudah sembuh 35.538 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia secara kumulatif sudah sebanyak 2.021 orang," sebutnya.

kumparan post embed