Konten Media Partner

Kasus Corona Terus Meningkat, Warga Aceh Diingatkan Tetap Disiplin Prokes

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang warga diminta memakai masker saat terjaring razia prokes di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (20/5). Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Seorang warga diminta memakai masker saat terjaring razia prokes di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (20/5). Foto: Suparta/acehkini

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan, penderita kasus positif virus corona di Aceh yang dinyatakan sembuh kian tak sebanding dengan kasus positif baru harian. Pasien yang sembuh dalam 24 jam terakhir hanya dua orang. Sedangkan kasus positif baru bertambah 199 orang.

Sementara itu, dalam kurun waktu yang sama dilaporkan tiga pasien positif corona meninggal dunia di Aceh. Untuk itu, masyarakat diingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Penambahan kasus baru hari ini mencapai 199 orang dibandingkan kasus positif kemarin yang sebanyak 147 orang,” ujar Saifullah, Jumat (21/5).

Jubir yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, kasus konfirmasi baru positif COVID-19 dalam 24 jam terakhir meliputi warga Banda Aceh 48 orang, Aceh Besar 28 orang, Bireuen 18 orang, Langsa 17 orang, Lhokseumawe 16 orang, warga Bener Meriah dan Pidie masing-masing 11 orang.

Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Kemudian, warga Aceh Utara 10 orang, Nagan Raya sembilan orang, dan Aceh Selatan enam orang. Selanjutnya warga Aceh Jaya lima orang, Aceh Barat tiga orang, warga Aceh Barat Daya, Pidie Jaya, dan Sabang masing-masing dua orang.

Selanjutnya, virus corona juga menginfeksi masing-masing satu warga Aceh Tengah dan Gayo Lues. Sedangkan sembilan orang lainnya merupakan warga dari luar daerah yang tinggal menetap atau pelaku perjalanan ke Aceh.

“Sementara itu, pasien yang dilaporkan sudah sembuh sebanyak dua orang, yakni masing-masing satu orang warga Aceh Tamiang, dan satu lagi warga Aceh Selatan,” kata SAG.

Sedangkan tiga orang yang dilaporkan meninggal dunia, lanjut SAG, masing-masingnya warga Aceh Tamiang dua orang, dan satu lagi warga Aceh Selatan.

“Kasus positif baru yang terus meningkat ini hendaknya menjadi alarm bagi kita semua, bahwa penyebaran virus corona sangat tinggi di tengah masyarakat. Lindungi diri, keluarga dan tetangga kita semua, dengan disiplin protokol kesehatan,” sebutnya.

Total Kasus COVID-19 Capai 12.814

SAG juga menyampaikan bahwa secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh per 20 Mei 2021 telah mencapai 12.814 kasus. Rinciannya, pasien yang sudah sembuh sebanyak 10.469 orang. Penderita yang kini dirawat (kasus aktif) 1.830 orang, dan pasien yang meninggal dunia sudah mencapai 515 orang.

“Data akumulatif tersebut sudah mencakup penambahan kasus konfirmasi baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir, pasien yang sembuh, dan yang dilaporkan meninggal dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi prokes dengan penerapan 6M. “Yaitu memakai masker dengan benar, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup,” sebut SAG.

kumparan post embed