Konten Media Partner

Kasus COVID-19 di Aceh Masih Bertambah, Satgas Kembali Ingatkan Protokol 3M

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pedagang memperlihatkan masker yang dijualnya di pinggir jalan Teuku Umar, Banda Aceh, Senin (14/12) sore. Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pedagang memperlihatkan masker yang dijualnya di pinggir jalan Teuku Umar, Banda Aceh, Senin (14/12) sore. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Kasus penularan virus corona (COVID-19) di Aceh masih terus bertambah setiap harinya sampai saat ini. Masyarakat diminta untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Penambahan penderita baru positif COVID-19 menunjukkan penularan virus corona masih terjadi dan masyarakat wajib melindungi diri dan keluarganya," ujar Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, Minggu (20/12) pagi.

Jubir yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, kasus konfirmasi positif COVID-19 di Aceh bertambah sebanyak 12 kasus pada Sabtu (19/12). Sementara pasien sembuh bertambah satu orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Suparta/acehkini

Menurutnya, cara menjaga diri dan keluarga secara efektif dan hanya bisa dilakukan oleh masyarakat sendiri yaitu menghindari bepergian keluar daerah apabila tidak ada kebutuhan yang sangat mendesak. Bila sekadar bertamasya, sebaiknya menciptakan suasana rekreasi di rumah bersama keluarga.

Selain menghindari berpergian, sambung SAG, tetap menjalankan prosedur pencegahan COVID-19 secara individual dengan menjaga jarak dan tidak berkerumun, memakai masker setiap keluar rumah, dan mencuci tangan dengan memakai sabun selama 20 detik di bawah air mengalir, atau lebih dikenal dengan praktik 3M.

"Perilaku 3M merupakan cara efektif mencegah penularan virus corona. Kebiasaan 3M itu harus terus dipraktikkan meski nanti sudah dimulai vaksinasi COVID-19 di Aceh," sebutnya.

Lebih lanjut, SAG menyampaikan jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Aceh sudah mencapai 8.562 orang per Minggu (20/12) pagi. Dari total jumlah kasus tersebut, 7.403 orang sudah sembuh, 342 orang meninggal dunia, dan sebanyak 824 orang lainnya saat ini masih dirawat.

kumparan post embed