Konten Media Partner

Kasus Meninggal Akibat COVID-19 di Aceh Bertambah, Total 9 Orang

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Proses pemakaman pasien positif COVID-19 di Aceh yang meninggal dunia pada Rabu (17/6). Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Proses pemakaman pasien positif COVID-19 di Aceh yang meninggal dunia pada Rabu (17/6). Foto: Suparta/acehkini

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Pemerintah Aceh menyampaikan penambahan pasien positif virus Corona sebanyak 1 kasus baru pada Sabtu (18/7), sehingga totalnya menjadi 146 kasus. Tidak berselang lama, pasien yang tercatat sebagai kasus 146 positif COVID-19 di Aceh itu meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, pasien tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh sekira pukul 17.30 WIB. Pasien kasus 146 itu seorang perempuan berusia 73 tahun asal Kabupaten Aceh Besar.

Jubir yang akrab disapa SAG itu menyebut, pihak keluarga pasien merasa keberatan jenazah tersebut di-fardhukifayah-kan (pemulasaran) secara protokol kesehatan COVID-19. “Tim Gugus Tugas COVID-19 RSUDZA sedang bermusyawarah dengan pihak keluarga, semoga fardu kifayah dapat dilaksanakan di rumah sakit,” ujar SAG dalam keterangannya, Sabtu (18/7) malam.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Suparta/acehkini

SAG menambahkan, bahwa jenazah warga yang meninggal akibat COVID-19 sangat infeksius. Setiap tetes cairan jenazah itu mengandung jutaan virus Corona yang dapat menginfeksi orang lain. "Karena itu, fardu kifayah jenazah dilaksanakan ustadz rumah sakit untuk melindungi keluarga jenazah dan masyarakat sekitarnya," sebutnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Koordinator Tim Pelayanan Penyakit Infeksi Emerging RSUDZA, dr Novina Rahmawati, pasien tersebut tiba pada pukul 14.30 WIB. Hasil foto dada menunjukkan viral load sangat tinggi, dan hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) juga positif COVID-19.

"TCM itu seperti real time polymerase chain reaction (RT-PCR) juga. Yang diperiksa virus dalam cairan nasofaring dan orofaring juga," kata SAG.

Akumulasi Kasus COVID-19 di Aceh Jadi 146

Selanjutnya, SAG merilis jumlah kasus COVID-19 di Aceh secara akumulatif per 18 Juli 2020 pukul 19.00 WIB, sebanyak 146 orang. Ia merincikan, sebanyak 68 orang di antaranya sudah sembuh, 9 orang meninggal dunia, dan sisanya 69 orang sedang dalam perawatan medis.

"Jumlah meninggal menjadi 9 orang, termasuk yang baru meninggal dunia di RSUDZA Banda Aceh, sore ini," ujar SAG.

kumparan post embed