Kasus Positif COVID-19 di Aceh Melonjak Lagi, Jadi 747

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan kasus positif terinfeksi virus corona melonjak lagi di Aceh. Tim surveilans COVID-19 melaporkan kasus positif baru mencapai 72 orang.
"Kasus-kasus baru tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab yang keluar setelah dilakukan laporan harian pada pukul 15.00 WIB, Selasa (11/8/2020)," ujar jubir yang akrab disapa SAG itu dalam keterangannya, Rabu (12/8) sore.
SAG menjelaskan, titik waktu laporan harian ditetapkan berdasarkan data kasus pukul 15.00 WIB setiap hari. "Data laboratorium PCR yang keluar setelah itu atau malam hari, akan dirilis pada hari berikutnya," sebutnya.
"Informasi untuk publik yang tertunda, sedangkan laporan kepada pemilik spesimen langsung diteruskan kepada yang bersangkutan secara berjenjang, dan tidak boleh ditunda-tunda, apalagi bila hasilnya reaktif atau positif," kata SAG.
Selanjutnya ia merincikan penambahan 72 kasus baru positif COVID-19 di Aceh per Rabu (12/8), yakni 25 orang warga Kabupaten Aceh Besar, 20 warga Kota Banda Aceh, dan 14 warga Aceh Singkil.
Sementara warga Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, dan Nagan Raya sama-sama bertambah 1 orang positif COVID-19. Sedangkan sisanya sebanyak 9 orang merupakan dari luar daerah.
Akumulasi COVID-19 di Aceh Tembus 747 Kasus
SAG melaporkan kondisi terakhir percepatan penanganan COVID-19 oleh Gugus Tugas Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota per 12 Agustus 2020 pukul 15.00 WIB.
"Jumlah kasus COVID-19 hingga saat ini sudah mencapai 747 orang, setelah penambahan 72 orang positif baru," ujarnya.
Dari total 747 kasus positif COVID-19 tersebut, kata SAG, sebanyak 499 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan provinsi dan kabupaten/kota, 225 orang sudah sembuh, dan 23 orang meninggal dunia.
