Kepala DSI Aceh: MTQ Sebagai Ikhtiar Membumikan Al-Qur’an

Konten Media Partner
24 Juni 2022 20:31
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Defile kafilah peserta MTQ ke-35 Tingkat Provinsi Aceh di Bener Meriah, Sabtu malam (18/6/2022). Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Defile kafilah peserta MTQ ke-35 Tingkat Provinsi Aceh di Bener Meriah, Sabtu malam (18/6/2022). Foto: Abdul Hadi/acehkini
ADVERTISEMENT
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Dr EMK Alidar mengatakan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) merupakan bagian dari syiar Islam yang bertujuan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan akhir dari pelaksanaan musabaqah adalah bagaimana mendidik putra-putri untuk mencintai, memahami dan menerapkan ajaran Al-Qur’an.
ADVERTISEMENT
"MTQ bukan hanya perlombaan semata-mata, tetapi bagaimana mendidik generasi muda untuk memahami Al-Qur’an. Sementara bagi penonton dan yang melihat MTQ dari media sosial lebih mencintai Al-Qur’an," ujar Kepala DSI Aceh, Jumat (24/6/2022).
Dinas Syariat Islam, kata Alidar, akan berupaya melakukan langkah-langkah pembenahan serta pembinaan secara khusus bagi peserta yang potensial. Pihaknya akan berkoordinasi dengan semua kabupaten/kota agar MTQ kali berjalan mulus sampai selesai, termasuk mendapatkan juara-juara yang bakal berprestasi secara nasional.
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, EMK Alidar. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh, EMK Alidar. Foto: Suparta/acehkini
Ia menjelaskan, setelah MTQ ini pihaknya akan mengundang juara 1, 2, dan 3 masing-masing cabang dan golongan untuk persiapan mengikuti MTQ tingkat nasional. Bahkan para juara satu dari MTQ sebelumnya di Pidie juga turut diundang untuk diseleksi kembali di DSI dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh.
ADVERTISEMENT
"Kita akan pilih yang terbaik menjadi duta Aceh di tingkat nasional yang akan digelar pada bulan Oktober 2022 nanti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan," sebutnya.
Alidar menyebutkan, untuk mendapatkan hasil maksimal, para juara MTQ Bener Meriah dan juga MTQ Pidie nantinya akan dilatih oleh pelatih-pelatih tingkat nasional yang diundang secara khusus ke Aceh, selain dilatih oleh pelatih lokal. Bagi yang punya potensi menjadi juara di tingkat nasional, mereka akan mengikuti pemusatan latihan (training center) selama 10 hari di Jakarta sebelum diberangkatkan ke Banjarmasin.
"Di Banda Aceh juga akan diadakan dua kali training center selama 15 hari. Hal ini kita lakukan agar nama Aceh kembali harum di pentas nasional," kata Alidar.
Sebelumnya diberitakan, MTQ ke-35 Tingkat Provinsi Aceh yang mengusung tema "Bangkit dari Pandemi, Menuju Generasi Qur'ani dan Islami" digelar di Bener Meriah selama 18-25 Juni 2022, diikuti 1.257 peserta dari seluruh penjuru Aceh. []
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020