Lagi, Warga Aceh Positif COVID-19, Kasus Menjadi 9 Orang

Jumlah kasus pasien dengan positif virus corona atau COVID-19 kembali bertambah di Aceh, menjadi 9 orang. Pasien positif terbaru adalah perempuan berinisial AS (42 tahun), warga asal Kabupaten Aceh Barat Daya.
"Iya (ada penambahan pasien positif COVID-19)," kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA), DR. dr Azharuddin kepada acehkini, Jumat (24/4) malam.
Menurut Azharuddin, hasil swab (uji usap dahak) pasien tersebut keluar pada Jumat sore dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan di Lambaro, Aceh Besar. Hasilnya pasien itu dinyatakan positif COVID-19.
Informasi dihimpun acehkini, sebelumnya pasien tersebut sempat dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan pemeriksaan rapid test atau pemeriksaan cepat di Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan, Blangpidie, Abdya, pada dua pekan lalu.
Pasien AS kemudian dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh untuk diambil sampel swab, lalu dikirimkan ke Laboratorium Balitbangkes Kementerian Kesehatan, Jakarta. Hasil swab kemudian dikeluarkan pada 18 April lalu, status AS negatif COVID-19.
AS kemudian dipulangkan dari RSUDZA ke tempat asalnya. Tak lama kemudian, paramedis kembali mengambil sampel swab pasien AS. Swab kedua ini diperiksa di Laboratorium Balitbangkes Aceh di kawasan Lambaro, Aceh Besar. Hasilnya, AS dinyatakan positif COVID-19.
Menurut Direktur RSUDZA Banda Aceh, Azharuddin, saat ini pasien tersebut telah dijemput kembali dari Aceh Barat Daya, untuk kemudian dirawat di RSUDZA.
Dengan penambahan kasus tersebut, sampai saat ini di Aceh telah tercatat 9 kasus positif COVID-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4 orang telah berhasil sembuh, sementara 1 orang meninggal saat berstatus PDP. Sementara 4 lainnya, masih dalam perawatan di rumah sakit. []
