Konten Media Partner

Lansia 61 Tahun di Nagan Raya Jalani Vaksinasi Corona, Begini Kondisi Setelahnya

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Syamsu (61 tahun) menjalani vaksinasi corona. Foto: Siti Aisyah/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Syamsu (61 tahun) menjalani vaksinasi corona. Foto: Siti Aisyah/acehkini

H Syamsu, lelaki berusia 61 tahun di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menerima suntikan vaksin corona Sinovac. Meski bukan tenaga kesehatan, ia diprioritaskan menjalani vaksinasi karena bertugas sebagai tenaga harian lepas di Puskesmas Uteun Pulo, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya.

Syamsu disuntik perdana pada Sabtu (11/2) bersama sejumlah tenaga kesehatan Puskesmas Uteun Pulo. "Iya benar beliau divaksinasi, beliau itu pegawai rumah tangga yang menjaga malam di Puskesmas," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya Arafik Karim, kepada jurnalis, Senin (15/2).

Arafik Karim menjelaskan, penyuntikan vaksin corona terhadap orang berusia lebih dari 59 tahun dilakukan setelah terbit izin dari pemerintah. Sebelum disuntik, Syamsu terlebih dahulu diperiksa dengan hasil dinyatakan kondisi sehat dan bersedia divaksinasi.

"Memang kemarin di peraturan awalnya itu yang akan divaksinasi usianya 18 sampai 59 tahun. Kemudian ada masukan vaksinasi COVID-19 bisa diberikan kepada kelompok usia 60 tahun ke atas, penyintas COVID-19, dan ibu menyusui (harus ada) pemeriksaan tambahan," jelasnya.

Syamsu (kedua kanan) menunjukkan surat keterangan vaksin. Foto: Siti Aisyah/acehkini

Meski tahap awal memprioritaskan tenaga kesehatan, tapi Syamsu tetap divaksinasi karena dalam tugas sehari-harinya di Puskesmas kerap bersinggungan dengan pasien. "Dia kami lakukan vaksinasi barengan dengan tenaga medis karena tugasnya bersinggungan dengan pasien COVID-19," ujar Arafik.

Setelah divaksinasi, imbuh Arafik, kondisi kesehatan Syamsu disebut stabil dan beraktivitas seperti biasa, termasuk piket malam di Puskesmas. "Kemarin waktu kami lakukan screening (penyaringan) beliau tidak memiliki riwayat penyakit apa-apa jadi memang aman,” sebutnya.

Hingga Senin (15/2), tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi perdana di Nagan Raya sudah mencapai 60 persen dari 1.669 orang. Arafik menargetkan Selasa besok vaksinasi tenaga kesehatan di kabupaten itu selesai. Arafik meminta masyarakat tidak takut menjalani vaksinasi. ”Tujuan pemerintah memberikan yang terbaik, masyarakat tidak perlu takut,” tuturnya. []