Konten Media Partner

Mahasiswa Malaysia dari Magetan dan Aceh, Pulang ke Negaranya Bawa COVID-19

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rumah tempat tinggal mahasiswa Malaysia di Banda Aceh, disemprot disinfektan setelah adanya laporan mereka terjangkit COVID-19. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Rumah tempat tinggal mahasiswa Malaysia di Banda Aceh, disemprot disinfektan setelah adanya laporan mereka terjangkit COVID-19. Foto: Suparta/acehkini

Kementerian Kesihatan Malaysia (KKM) melaporkan kasus baru virus corona atau COVID-19 di negara itu, ditemukan dari mahasiswa yang baru pulang dari Indonesia. Fakta ini diumumkan oleh Ketua Pengarah Kesihatan Malaysia, Datuk DR, Noor Hisham Abdullah, Minggu (19/4/2020) sore.

Kasus tersebut dilaporkan Kementerian Kesihatan Malaysia “Situasi Semasa Jangkitan Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) di Malaysia” tertanggal 19 April 2020. Laporan ini dimuat dalam laman resmi Pemerintah Malaysia untuk penanganan COVID-19, moh.gov.my.

Laporan tersebut menuliskan adanya kluster terbaru penyebaran COVID-19 yang masuk ke Malaysia melalui lapangan terbang Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Salah satunya ditemukan 43 mahasiswa Malaysia yang baru pulang dari daerah Magetan, Jawa Timur, terjangkit virus corona.

“Dari jumlah 43 kasus tersebut, sebanyak 34 orang telah dikarantina di Negeri Melaka dan 9 orang dikarantina di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur dan Putrajaya,” kata Noor Hisham.

Situasi COVID-19 di Malaysia, 19 April 2020. Dok. moh.gov.my

Menurutnya, tindakan ini sebagai langkat tepat menjaring semua rakyat Malaysia yang pulang dari luar negara, guna memastikan kasus COVID-19 yang diimpor dari luar tidak menjangkiti penduduk Malaysia.

Selain dari mahasiswa Malaysia yang pulang dari Magetan, juga ditemukan kasus positif pada 3 warga Malaysia yang baru pulang dari Aceh, 1 dari Kalimantan dan 1 lagi dari Turki, seperti dikutip dari media malaysiakini.com.

Semua mereka diperiksa di Bandara KLIA saat kembali ke negaranya, pada Kamis (16/4), selanjutnya hasil pemeriksaan keluar pada Minggu (19/4) dan diumumkan pemerintah setempat.

Penelusuran acehkini di Aceh, warga Malaysia tersebut, 2 di antaranya adalah mahasiswa yang kuliah di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Sementara 1 lagi adalah pelancong yang datang ke Aceh. Mereka kembali ke negaranya dengan pesawat dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, lalu transit di Kuala Namu, Sumatera Utara sebelum melanjutkan penerbangan ke Kuala Lumpur International Airport.

Saat ini, Senin (20/4), para tetangga yang tinggal berdampingan dengan mahasiwa asal Malaysia tersebut di kawasan Rukoh, Banda Aceh dan Blang Krueng, Aceh Besar dilaporkan sedang diperiksa suhu tubuh dan didata untuk pemeriksaan sampel swab corona oleh pihak Dinas Kesehatan Aceh. []

Tetangga mahasiswa Malaysia di Banda Aceh, diperiksa oleh tenaga kesehatan. Foto: Suparta/acehkini