Menjenguk Pinus Ajaib dan Museum Tsunami Iwate, Jepang
·waktu baca 2 menit

Iwate Tsunami Memorial adalah museum yang terletak di kawasanPrefektur Iwate, berlatar bencana tsunami Jepang yang melanda pada 11 Maret 2011. Lokasinya di tepi laut Rikuzentakata atau lebih dikenal dengan ‘Takata Matsubara’.
Sebelum tsunami, garis pantai sepanjang dua kilometer yang ditutupi oleh sekitar 70.000 pohon pinus yang indah dan termasuk dalam 100 lanskap terbaik di Jepang. Sayangnya, bencana tsunami menghanyutkan semua pohon pinus dan hanya menyisakan satu saja, orang-orang kerap menyebutnya ‘pinus ajaib’.
Pohon itu tetap menjulang kokoh. Konon, pinus tua itu juga selamat dari tsunami besar pada tahun 1896 dan 1933. Pohon itu kemudian mati karena perubahan iklim yang ekstrem setelah hampir dua tahun bencana tsunami 2011.
Setelahnya, pohon itu ‘dihidupkan’ kembali dengan mengawetkan batang-batangnya dan memakai daun tiruan dari plastik yang ditempelkan di dahan, menggantikan daun-daun yang telah rontok. Pohon ini dijadikan simbol mengenang bencana tsunami Iwate Jepang yang menelan korban jiwa sekitar 19.000 orang.
Pohon tak jauh dari Museum Tsunami Iwate dan sejumlah bangunan lain peninggalan bencana. Museum itu dibuka sejak September 2019, menempati setengah dari bangunan yang panjang dan berbentuk elegan, sementara toko suvenir besar menempati setengah lainnya.
acehkini jalan-jalan mengunjungi museum tersebut pada Jumat (20/5/2022). Tak jauh beda dengan Museum Tsunami Aceh, berbagai pengetahuan tentang tsunami Iwate 2011 terlihat di sana, juga penjelasan ilmu di balik tsunami, video tentang kehancuran tsunami dan bagaimana orang menghadapi bencana setelahnya. Pohon-pohon baru juga tampak di sekitar lokasi.
