Konten Media Partner

Menpar Resmikan Kalender Wisata Aceh 2019, Catat 10 Agenda Unggulannya

ACEHKINIverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampilan Tari Ratoh Jaroe Sanggar Seni Rumoh Budaya memeriahkan malam peluncuran Calendar of Event Aceh 2019 di Jakarta. Foto: Dok. Dishub Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Penampilan Tari Ratoh Jaroe Sanggar Seni Rumoh Budaya memeriahkan malam peluncuran Calendar of Event Aceh 2019 di Jakarta. Foto: Dok. Dishub Aceh

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi peluncuran Calendar of Event (CoE) Aceh 2019. Menurutnya, peluncuran kalender wisata tersebut menunjukkan komitmen kepala daerah di Aceh yang ingin menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan dalam meningkatkan perekonomian daerah dan mensejahterakan masyarakat.

“CEO commitment menjadi modal utama karena 50 persen keberhasilan pariwisata karena adanya komitmen pimpinan daerah (Gubernur, Bupati/Wali Kota),” sebut Arief Yahya pada peluncuran kalender wisata Aceh 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jumat (22/3) malam.

Menpar menyebutkan pariwisata Aceh mempunyai produk unggulan yang terkait dengan budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (manmade). Semuanya dituangkan dalam atraksi wisata yang tahun ini memiliki 100 event. 10 event di antaranya menjadi unggulan dan 3 di antaranya masuk dalam 100 CoE Wonderful Indonesia.

Tampil memakai Kupiah Meukeutop di kepalanya sebagai salah satu ikon ciri khas Aceh, Arief Yahya menyebutkan, tiga event Aceh yang masuk kalender wisata nasional tahun ini yaitu Aceh Culinary Festival, Saman Gayo Alas Festival dan Aceh International Diving Festival.

Selain itu, Menpar menambahkan, Aceh juga ditetapkan sebagai destinasi unggulan untuk wisata halal. "Pariwisata Aceh tengah bertransformasi menjadi destinasi pariwisata kelas dunia (World Best Halal Destination) bersama destinasi halal lainnya Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Barat," sebutnya dalam keterangan tertulis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Sabtu (23/3).

Malam peluncuran Kalender Wisata Aceh 2019 itu juga ditandai dengan penyematan Kerawang Gayo oleh Plt Gubernur Aceh kepada Menteri Pariwisata. Foto: Dok. Disbudpar Aceh

Peluncuran Calendar of Aceh Aceh 2019 yang turut dihadiri oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengusung tema “Aceh Hebat melalui Ragam Pesona Wisata 2019”. Dia menyambut baik peluncuran CoE Aceh 2019 oleh Menpar Arief Yahya.

Launching Calendar of Event Aceh 2019 ini bertujuan untuk memperkenalkan ragam daya tarik wisata dan keunikan atraksi daerah kepada wisatawan. Serta menarik minat wisatawan berkunjung ke Aceh. Sehingga nantinya diharapkan dapat membangun semangat dan komitmen Pemerintah Kabupaten/Kota dalam memperkenalkan daerahnya masing-masing sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan halal bagi setiap wisatawan," sebut Nova.

Nova mengatakan, Aceh saat ini tengah menuju sebagai destinasi halal dunia atau sebagai world best halal destination. Dengan ditetapkan menjadi destinasi halal kelas dunia akan mendorong meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh.

Suasana malam peluncuran CoE Aceh 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Jumat (22/3) malam. Foto: Dok. GenPI Aceh

Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin menyatakan, tahun ini Pemerintah Aceh melalui Disbudpar menargetkan angka kunjungan wisatawan nusantara di Aceh sebanyak tiga juta jiwa dan wisatawan mancanegara 150 ribu orang. Begitu juga angka kunjungan wisatawan muslim ke Aceh, diharapkan akan meningkat dari 35 ribu pada 2018 menjadi 40 ribu pada 2019.

Kalender Wisata Aceh 2019 tersebut dibagi dalam dua segmen, yaitu 10 Top Event dan 90 Event Unggulan. Ke-10 event unggulan itu masing-masingnya:

- Festival Ramadhan (Banda Aceh, 12 - 18 Mei)

- Kemah Wisata (Simeulue, 20 - 23 Juni)

- Aceh Culinary Festival (Banda Aceh, 5 - 7 Juli)

- Pulau Banyak International Festival (Aceh Singkil, 23 - 27 Juli)

- Banda Aceh Coffee Festival (Banda Aceh, 1 - 3 Agustus)

- Festival Danau Lut Tawar (Aceh Tengah, 2 - 4 Agustus)

- Saman Gayo Alas Festival (Gayo Lues, 18-19 Agustus)

- Aceh International Rapa'i Festival (Bireuen, 24 - 27 Agustus)

- Aceh International Diving Festival (Sabang, 6 - 7 Oktober)

- Alas Rafting Internatinal Championship (Aceh Tenggara, 28 Oktober)

Peluncuran CoE Aceh 2019 malam tadi diawali dengan penampilan Tari Ratoh Jaroe Sanggar Rumoh Budaya dan Pembacaan Puisi oleh seniman Fikar W Eda. Juga ditandai dengan penyematan Kerawang Gayo oleh Plt Gubernur Aceh kepada Menteri Pariwisata. [adv]

Reporter: Husaini Ende