Nasib 4 Korban Mobil Terjun ke Jurang Belum Diketahui, Pantauan Bawah Air Nihil
·waktu baca 2 menit

Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban penumpang kecelakaan mobil terjun ke jurang di kawasan perbatasan Aceh-Sumut, tepatnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTUJ), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.
Sampai Rabu (15/12/2021) malam, sebanyak 4 korban belum diketahui nasibnya, sementara 3 lainnya telah ditemukan pada Senin dan Selasa dalam kondisi meninggal dunia.
Pantauan acehkini di lokasi pemandian yang terletak di Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di aliran sungai Lae Kombih sepanjang hari dengan menggunakan perahu karet.
Kepala Seksi Operasi (KASI) Kantor SAR Sumatera Utara, Zulindra, mengatakan pencarian hari ketiga dibagi menjadi empat regu yang tersebar di aliran sungai dengan melihat di permukaan air.
“Dua regu melakukan pencarian di lokasi air terjun tempat korban sebelumnya ditemukan, tim tiga dan empat melakukan penyisiran dari hulu ke hilir dengan cara melihat di permukaan air dengan radius enam kilometer,” terangnya.
Ia juga menambahkan, pencarian melibatkan 36 orang personel gabungan yang berasal dari Basarnas Medan, Basarnas Aceh, Brimob Poldasu, Sabhara Poldasu, dan masyarakat setempat. Besok, tim rencananya akan kembali menggelar pencarian dengan perahu karet rafting dan perahu karet bermesin.
Pencarian dengan Kamera Belum Temukan Korban
Tim SAR Brimob Polda Sumatera Utara, Iptu Budi Setiawan, mengatakan pihaknya telah melakukan pencarian di lokasi yang diduga jatuhnya mobil travel ke dalam jurang tersebut dengan menggunakan kamera bawah air. Namun hingga saat ini hasilnya negatif.
Di lokasi kejadian, struktur sungai yang berpalung dengan kedalaman yang bervariasi dan derasnya arus, menyulitkan proses pencarian.
“Kita sudah menurunkan kamera underwater di lokasi, namun hasilnya negatif belum ada tanda tanda. Sungainya berpalung kedalamannya mencapai 30 hingga 40 meter untuk kecepatan arus setelah diukur mencapai 50 kilometer perjam,” jelasnya.
Kecelakaan lalu lintas tunggal dialami mobil Toyota Inovva Reborn BL 1537 EF terjadi pada Minggu pagi lalu. Mobil tersebut terjun ke jurang sedalam 50 meter dengan aliran sungai berarus deras di bawahnya. Mobil yang disopiri oleh Arman Yusuf (50), warga Aceh Barat, membawa 6 penumpang di dalamnya dengan tujuan Kota Medan, Sumatera Utara. [] Yudiansyah
